CONNECT WITH US
  • Bupati Landak Sidak RSUD, banyak Pegawai Terlambat Hadir

    Bagikan:
    Ngabang (Suara Landak) - Seakan tak pernah mau belajar dari kasus Inspeksi Mendadak (sidak) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang oleh Bupati Landak,  Karolin Margret Natasa beberapa waktu lalu. Kali ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak yang mendapat giliran disambangi Bupati Karolin, Rabu (7/6)

    "Selamat pagi semuanya," sapa bupati wanita dayak pertama ini dengan menebar senyum kepada beberapa pegawai yang berdiri di belakang meja apotik RSUD.

    Begitulah suasana pagi di saat Bupati Landak saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Landak untuk melihat langsung pelayanan dan fasilitas yang ada di satu-satunya rumah sakit di kota yang berjulukan bumi intan itu.

    "Ayo, mana absennya, siapa yang terlambat, "ucapnya dilorong utama RSUD Landak. Setelah mengecek tumpukan map absensi pegawai RSUD, Karolin meminta semua pegawai yang terlambat hadir berkumpul di ruang Direktur RSUD yang terletak dilantai dua.

    Gores kekecewan begitu jelas di wajah Bupati Karolin saat mengetahui ada begitu banyak pegawai rumah sakit yang terlambat hadir. Dengan menenteng absen pegawai, Karolin mondar-mandir, keluar masuk ruangan mengecek setiap sudut RSUD Landak serta menyapa pasien baik yang sedang menjalani rawat inap maupun yang hanya rawat jalan.

    "Saya minta agar setiap bidang didalam manajemen rumah sakit ini tertib dalam adminstrasi. Semua peralatan, obat-obatan dan fasilitas yang ada dirumah sakit ini wajib untuk di inventarisir,"ujar Bupati Karolin yang pernah bertugas di Kecamatan Menjalin itu

    Setelah selesai mengelilingi ruangan yang ada di RSUD Landak, Karolin berserta beberapa staf rumah sakit kembali ke ruang direktur untuk bertemu dengan pegawai yang datang terlambat.

    Dihadapan pegawai RSUD yang saat itu berkumpul, Karolin meminta agar segera berbenah dengan memperbaiki kinerja dalam melayani masyarakat.

    "Mari kita sama-sama berbenah, Tetapi semua harus kerja sama, Bupati bukan Wonder Women kalau ndak dibantu kalian semua, tidak ada gunanya, rumah sakit ini bisa lebih rame, bisa lebih baik. saya yakin, tapi perlu kerja sama semua pihak. Jadi denganku pelayanan yang baik, promosi yang paling baik adalah cerita yang beredar. Kalau ada pasien yang cerita dia ndak nyaman, pasti tidak ada pasien lain yang mau datang kesini. Kita ini jualan jasa. Jadi berikanlah pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,"tutupnya.

    Sumber: Rilis
    Editor: Kundori
    Disiarkan: Radio Suara Landak 98fm


    KOMENTAR