CONNECT WITH US
  • Bupati Landak Buka BBGRM Tingkat Kabupaten di Desa Tempoak

    Bagikan:
    MENJALIN (Suara Landak) - Sebagai upaya membangkitkan kembali semangat gotong royong di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Landak melaksanakan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XlV yang dipusatkan di Desa Tempoak, Kecamantan Menjalin, Kabupaten Landak, Kamis (20/7).

    Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa itu dihadiri oleh Ketua Pelaksana TP PKK Kabupaten Landak, Syrenia Alpius, Pimpinan OPD se-Kabupaten Landak, Para Camat se- Kabupaten Landak, Forkopimka Menjalin, Kades se- Kecamatan Menjalin, Perangkat Desa Tempoak, tokoh adat dan masyarakat di Desa Tempoak.

    Karolin mengatakan gotong royong merupakan sebuah tradisi yang telah lama hidup di masyarakat dan saat ini kebiasaan tersebut semakin tergerus oleh roda perkembangan zaman. Tradisi berkumpulnya masyarakat untuk bekerja bersama-sama dalam Masyarakat adat Dayak di Kabupaten Landak di kenal dengan sebutan Balale'.

    "Gotong royong sudah lama kita kenal, kalau disini disebut Balale'. Meskipun musim tanam sudah usai. Kita masih perlu bergotong-royong dalam urusan pemerintah untuk membangun fasilitas-fasilitas umum dan pemberdayaan masyarakat," tuturnya.

    Mantan Anggota DPR RI itu meminta masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di Desa. Hal ini merupakan wujud dari harapan pemerintah untuk meningkatkan rasa kekompakan dan persatuan masyarakat.

    "Kalau ada undangan kegiatan jangan tidak datang karena ini adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kekompakan masyarakat. Jika kita tidak kompak dan bersatu maka kita tidak bisa membangun. Jadi nanti akan banyak kegiatan yang dilaksanakan di Desa Tempoak ini," imbuhnya.

    Sebagai pimpinan pemerintah daerah, Karolin berharap masyarakat di Kabupaten Landak secara khusus warga Desa Tempoak mendukung semua program dan kegiatan Pemerintah baik itu pembangunan fisik maupun manusianya.

    "Jangan ganggu orang yang sedang bekerja. Beberapa hari lalu saya baru menyelesaikan persoalan jembatan di Tiang Tanjung. Sudahlah kita capek cari duit untuk pembangunanya itu tiba-tiba ada yang seenaknya memalangi akses jalan jembatan sehingga pekerja tidak bisa bekerja. Yang seperti ini jangan sampai terjadi ditempat kita," tegas Karolin.

    Selain itu salah satu upaya dari masyarakat dalam mendukung pemerintah menurut Dokter yang pernah bertugas di Puskesmas Mandor itu adalah partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kepada pemerintah.

    "Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan lupa membayar Pajak. Tolong disisihkan masyarakat. untuk bayar pajak. Meskipun sedikit itu sangat berarti untuk pembangunan di Kabupaten Landak. Bangun sekolah, jalan, fasilitas kesehatan dan lain-lain. Inilah bentuk gotong royong antara kita. Dari kami pemerintah daerah, pemerintah pusat dan masyarakat, "ungkapnya.

    Penulis: Tim Liputan
    Editor: Kundori
    Disiarkan: Radio Suara Landak 98 FM

    KOMENTAR