CONNECT WITH US
  • SPKS Sampaikan Materi Gugatan PT. KGP Ke Kades Tanap

    Bagikan:
    Aktifis SPKS Tengah Menemui Kepala Desa Tanap 
    KEMBAYAN (Suara Sanggau)-Dua Aktivis SPKS (Serikat Petani Kelapa Sawit) M. Yusriandi dan Yohanes Marin mendatangi Kantor Desa Tanap menyampaikan materi gugatan dari Kelompok Petani Kelapa Sawit Desa Tanap terhadap PT. Kebun Ganda Prima (KGP).

    Yusriandi menyampaikan, ada 384 orang penggugat yang berasal dari empat desa di dua Kecamatan, yakni Desa Pandan Sembuat, Desa Kedakas, Desa Riai di Kecamatan Tayan Huluvdan Desa Tanap Di Kecamatan Kembayan.

    Dijelaskan oleh Yus, berkasnya sudah masuk di Pengadilan Negeri Sanggau dengan Pendaftaran Nomor: 10/Pdt G/2017/PN Sang, tanggal 31 Mei 2017.

    "Sidang gugatan terhadap PT. KGP perihal Wan Prestasi (Ingkar Janji) ini sudah memasuki sidang yang kedelapan dan besok (12/9/2017) sidang yang kesembilan" paparnya.

    Dikatakan Yus, Gugatan ini disampaikan karena petani belum mendapatkan lahan plasma sesuai janji pihak PT. KGP. Oleh karena itu melalui Forum Nasional Serikat Petani Kelapa Sawit Indonesia (FORNAS - SPKS) sudah disampaikan surat kepada Bupati Sanggau (Ketua TP4K)  dan Ketua DPRD Sanggau tentang permohonan Fasilitasi penyelesaian Kasus PT. KGP dengan petani plasma (SPKS).

    Selain itu SPKS juga menggugat karena ada oknum PT. KGP dan KUD Semegah yang menjual lahan sawit tanpa sepengetahuan masyarakat penyerahan tanah.

    Dilain pihak Yohanes Marin yangbjuga rekan Yus menerangkan, berdasarkan data saat ini ada lahan seluas 1.255, 053 Ha yang sedang diperjuangkan karena merupakan hak para petani sawit, data ini bisa saja bertambah jika semakin banyak petani yang juga bergabung bersama SPKS untuk menuntut haknya.

    Di wawancarai terpisah Kades Tanap Bewianus,
     Mempersilahkan SPKS untuk memperjuangkan hak petani asalkan dalam memperjuangkan hak tersebut tetap memperhatikan aturan yang berlaku. (Niko)
    KOMENTAR