CONNECT WITH US
  • Tak Terima Dicemari Dua Kali,Masyarakat Sungai Bun Ancam Tuntut Manajemen PT. TBS Kembayan

    Bagikan:
    Ambrosius Sumeng Kepala Adat Dusun Sungai Bun Desa Sejuah Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. 

    KEMBAYAN (Suara Sanggau) - Pencemaran yang dilakukan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit membuat Masyarakat Sungai Bun geram. Hal ini terjadi dikarenakan sikap Manajemen Pabrik yang dianggap kurang tanggap terhadap lingkungan dan tidak memperhatikan masyarakat yang terkena imbas pencemaran sungai dan lingkungan sekitarnya.

    Hal ini dikatakan oleh Kepala Dusun Sungai Bun Pilipus Pii yang menyebut berdasakan desakan dari banyak masyarakat Sungai Bun untuk menuntut pihak Pabrik dengan tuntutan Adat.

    "Masyarakat Adat Sungai Bun jelas dirugikan dengan pencemaran lingkungan oleh Pabrik PT. TBS sehingga sudah dua kali Sungai Bonti dicemari namun tidak ada tindakan pihak TBS mememui pihak pengurus masyarakat Sungai Bun yang  terkena dampak pencemaran tersebut",Ungkapnya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Adat Dusun Sungai Bun Ambrosius Sumeng, dengan tegas dikatakannya, pencemaran sungai ini sangat merugikan masyarakat.

    "Sungai yang tercemar menjadi keruh dan membuat ikan mati sehingga kami tidak bisa memanfaatkan air tersebut untuk dikonsumsi saat sedang ke kebun dan tidak bisa lagi mengambil ikan segar untuk lauk",Katanya.

    Mewakili masyarakat Sungai Bun selaku pengurus adat kami akan menuntut pihak PT. TBS" tutupnya. (NIKO)

    Kondisi Sungai Bonti Yang Keruh Dan Berbau, Hal ini yang Akan Dituntut Masyarakat Adat Dusun Sungai Bun, Desa Sejuah Kecamatan Kembayan.

    KOMENTAR