CONNECT WITH US
  • Kunjungan Presiden Jokowi Ke Tunggal Bhakti Hanya Diwakili Pak Mentri

    Bagikan:
    Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman Didampingi Kadis Pertanian Kabupaten Sanggau Jhon Hendri Dan Pengusaha Malaysia Saat Melepas Mobil Pengankut 25 Ton Beras Yang Di Ekspor Ke Malaysia. 
    Kembayan (Suara Sanggau) - Kunjugan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo ke Dusun Tunggal Bhakti Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dalam rangka Panen dan Launching Ekspor Beras Ke Malaysia hanya diwakili oleh Menteri Pertanian RI Dr. H. Amran Sulaiman, M.P, Jumat (20/10/2017).

    Hal ini tentu menjadi kekecewaan tersendiri bagi masyarakat Kembayan yang sejak awal pagi sudah antusias menunggu Pak Jokowi.

    Banyak hal yang ingin disampaikan oleh masyarakat tentang pertanian, termasuk juga dengan kondisi Bendungan Merowi yang dianggap sudah menjadi "Monumen Tua" karena irigasi terbesar di Kalimantan Barat tersebut kondisinya terbengkalai dan tidak berfungsi baik. Ini dipertegas oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi yang mengucapkan selamat datang kepada Menteri Pertanian RI beserta rombongan.
    "Masyarakat berharap datangnya Bapak Presiden, namun jangan kecewa karena Bapak Menteri yang datang juga merupakan wakil dari presiden yang juga bisa menyampaikan apa yang menjadi harapan kita", ujar Paolus Hadi.

    Kekecewaan masyarakat tersebut sedikit terobati dengan adanya janji Menteri Pertanian saat acara laouncing Panen dan Ekspor Beras yang dihadiri Menteri pertanian Malaysia, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Andika Perkasa, pejabat perwakilan Gubernur Kalbar, Kepala Badan Ketahanan Pangan RI, Danrem 121/Abw, Bupati Sanggau, Kepala Perangkat Pemprop Kalbar, Jajaran Forkopimda Sanggau, Forkopimcam dan Para Camat, Kades sekabupaten Sanggau, sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan petani Desa Tunggal Bhakti serta seluruh masyarakat Kembayan.

    Kepada warga Kembayan yang mengeluh dengan kondisi Irigasi Merowi, Menteri Pertanian berjanji memberikan bantuan.
    "Kami tidak ingin kecewakan masyarakat Sanggau, karena itu mewakili Bapak Presiden kami ingin menyelesaikan persoalan pertanian di Sanggau ini. Kami berikan bibit jagung dan padi nilainya mencapai Rp 30 Milyar" janji Menteri Amran.

    Terhadap permasalahan Irigasi Merowi, Pak Menteri juga berjanji memberikan dua unit Excavator untuk perbaikan bendungan Merowi, dan beberapa uni traktor untuk mengolah lahan pertanian, janjinya.

    Penulis  : Nikodemus Niko
    Editor    : Suhardi

    KOMENTAR