CONNECT WITH US
  • Perjuangan Masyarakat Sungai Bun Berakhir, PT. TBS Bayar Tuntutan Adat Pencemaran

    Bagikan:
    Proses Ritual Penyelesaian Adat Terhadap Pencemaran Sungai Bonti oleh PT. TBS Kembayan Di Balai Dusun Sungai Bun Desa Sejuah Kecamatan Kembayan
    SUNGAI BUN (Suara Sanggau) - Sikap Perusahaan Investasi Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Non Kebun bernama PT. Tayan Bukit Sawit yang terkesan merasa"Diatas Angin" akhirnya menyadari bahwa mereka berinvestasi diatas tanah nenek moyang masyarakat Adat yang menjunjung tinggi Adat istiadat serta kearipan lokal.

    Hal ini terlihat dari sikap tegas masyarakat Dusun Sungai Bun Desa Sejuah Kecamatan Kembayan yang memberi sangsi atas pencemaran sungai yang dilakukan PT. TBS beberapa waktu lalu. Tepatnya hari ini Minggu (08/10/2017) PT. TBS mengirim perwakilan untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sungai Bun sekaligus membayar denda Adat yang dituntut masyarakat sebanyak Sekati Panik Empat Buah yang bila diuangkan sebanyak Rp 8.070.000.

    "Memang Hari Jumat lalu kami bersama Kadus, Kadat dan Temenggung dipanggil oleh manajemen PT. TBS ke Pabrik TBS, Ungkap Pilipus Pii Kadus Sungai Bun pada SuaraSanggau.co.id.

    Dikatakan Pii,  Terkait Denda yang dituntut masyarakat Sungai Bun sejumlah Rp 150 Juta pihaknya mengatakan itu bukan ranah pengurus Adat,  dikarenakan pengurus Adat hanya mengurus Adatnya saja,katanya.

    Dilain pihak PT. TBS yang ditunggu masyarakat kehadirannya di Sungai Bun tak hadir saat pemaparan Adat Berlangsung. Saat coba dihubungi suarasanggau.co.id pihak manajemen PT. TBS melalui Manager Pabrik sampai berita ini ditayangkan tak mengangkat telepon.

    Penulis : Suhardi
    KOMENTAR