CONNECT WITH US
  • Sawah Terendam, Masyarakat Protes Ke PT. BKP Beduai

    Bagikan:
    Sidang Adat Disawah Milik Warga Yang Terendam Air Akibat Sumbatnya saluran air yang diakibatkan pemasangan gorong-gorong milik PT. BKP Kebun Beduai
    Beduai (Suara Sanggau) - Silpanus Laya (49), Jemi (23) dan Rosna (36), warga Selabe Desa Sungai Ilai Kecamatan Beduai, mendatangi Kantor perusahaan sawit PT Borneo Ketapang Permai (BKP) karena sawah milik mereka dengan luas kurang lebih 1,4 Ha selama tiga hari yang lalu terendam air yang diduga akibat sumbatnya gorong-gorong di jalan yang dipasang oleh pihak PT BKP, Kamis (12/10/2017).

    Saat menghadap Manajemen PT BKP yang diwakili oleh Manager Pengembangan Peri Maraganti Pangabean, pihak warga Selabe selaku Pihak Penuntut tersebut didampingi oleh Mulianus Moat Ketua RT 2, Pengurus Adat Markus Utin dan Fransiskus Siring selaku ahli waris yang juga menjabat sebagai Temenggung Tanah Ilai.

    Merasa dirugikan akibat padinya terendam air selama tiga hari, warga Selabe tersebut menyampaikan tuntutan adat 12 Buah dan denda Rp 70 juta.

    "Kami menuntut pihak PT BKP karena saat pemasangan gorong-gorong kurang koordinasi dan juga sudah sampaikan kepada Asisten lapangan keluhan kami namun dilalaikan tidak segera direspon", sesal Silpanus Laya.

    Sidang adat cukup alot karena tuntutan yang disampaikan sangat memberatkan Pihak PT BKP. Pak Gabe dalam hal ini meminta pertimbangan, karena selama ini juga perusahan sudah berusaha semampunya agar bisa berdampingan dengan masyarakat disekitar PT BKP.

    Menimbang hal tersebut Fransiskus Siring memberikan solusi bijak, agar permasalahan ini bisa diterima kedua belah pihak, akhirnya adat diputuskan menjadi 8 (Delapan) Buah dan setelah para pihak turun ke lokasi sawah yang terendam tersebut akhirnya disepakati Denda yang dibayar oleh PT BKP sejumlah Rp 2 Juta.

    Putusan adat sudah diterima. Pihak PT. BKP secepatnya memberbaiki saluran yang diduga sumbat menggunakan alat berat. Ritual Adat Penyelesaian akan kita laksanakan pada Sabtu 14 Oktober 2017 mendatang.

    Penulis : Nikodemus Niko
    Editor   :  Suhardi
    KOMENTAR