CONNECT WITH US
  • Pedagang Perbatasan Keluhkan Denda Bea Cukai

    Bagikan:
    Jhon Bandan - Temenggung Perbatasan
    Entikong (Suara Sanggau) - Akhir-akhir ini marak penangkapan oleh Bea Cukai (BC) Entikong terhadap pedagang kecil yang membawa barang dagangan produk Malaysia masuk ke Indonesia. Pedagang yang tertangkap tersebut diharuskan membayar denda kepada BC.

    Besarnya denda yang diminta oleh pihak BC kepada pedagang kecil tersebut bisa mencapai Rp 10 Juta perorang, menjadi keluhan tersendiri bagi pedagang kecil.

    "Kami membawa bawang paling hanya sekarung untungnya tidak seberapa, hanya betul-betul untuk menyambung hidup kami semata, tidak untuk memperkaya diri", keluh warga Balai Karangan yang engan namanya dituliskan kepada SuaraSanggau.co.id, Selasa (17/10/2017).

    Para pedagang kecil tersebut saat ini sudah menyampaikan keluhannya kepada Forum Temenggung Perbatasan untuk mambatu memfasilitasi permasalahan mereka, karena denda yang diterima cukup besar dan harus dibayar karena surat kendaraan bermotor serta identitas asli mereka ditahan pihak BC.

    Jhon Bandan selaku Temenggung Perbatasan membenarkan hal tersebut. Selama ini memang sudah banyak aduan warga perbatasan yang mengeluhkan pemberlakuan denda oleh pihak BC Entikong.

    "Temenggung Perbatasan sudah mendapat banyak aduan dan keluhan warga terhadap besarnya denda yang diminta pihak Bea Cukai, oleh karena itu kami akan memfasilitasi permasalahan ini dan meminta pihak Bea Cukai mau hadir bersama dengan warga yang menyampaikan keluhannya untuk mencari bagaimana solusinya", saran Jhon Bandan.

    Penulis : Nikodemus Niko
    Editor   : Suhardi
    KOMENTAR