Polresta Pontianak Kota Fasilitasi Perkara Lakalantas Naomi

Editor: Redaksi author photo
Pontianak (Suara Sanggau) - Panit Lakalantas Polisi Resort Pontianak Kota Fasilitasi hal lakalantas yang terjadi pada hari Jumat 27 Oktober 2017 lalu di Jalan Trans Kalimantan KM 9 depan Kantor Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, antara sepeda motor Suzuki Satria F merah Hitam KB 5496 UN dikendarai oleh Naomi (17 Th), warga Dusun Tanap Desa Tanap Kecamatan Kembayan, dengan mobil tangki KB 9502 SB yang dikemudikan seorang laki-laki bernama Kuswori Hendro Jatmiko (KHJ) warga Sei. Ambawang.

Mediasi dipimpin oleh AIPTU Budiono Pejabat Panit Lakalantas di ruang kerjanya dan disaksikan IPTU Sunarto Kanit Lakalantas serta dihadiri oleh Redes Temenggung Ba' Pulou, Niko Kadus Tapang Raya, Orang tua dan ahli waris Almh Naomi (Korban meninggal lakalantas-Red), membahas tindaklanjut penyelesaian adat pati nyawa sesuai putusan adat pada tanggal 11 Oktober 2017 lalu di rumah Markael Apuk (Orang tua kandung Almh Naomi-Red).

"Pertemuan kita laksanakan hari ini didasari karena belum ada penyelesaian adat yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2017 lalu, sehingga kami berharap pihak Hendro Jatmiko bisa memenuhi adat yang sudah diputuskan dan itu sudah dinyatakan dalam surat yang ditandatangani oleh Hendro Jatmiko pada tanggal 11 Oktober 2017 lalu", terang Redes Temenggung Ba' Pulou, Selasa (12/12/2017).

Redes menambahkan, putusan pengurus adat sudah sesuai dengan aturan adat yang berlaku dan sudah dipertimbangkan, di mana awalnya putusan adat pati nyawa Rp.51jutaan, dan dipertimbangkan menjadi Rp.43jutaan dengan tempo pembayaran tanggal 18 November 2017. Kemudian Hendro minta tanggal 5 Desember 2017, namun tidak juga ditepati, lanjutnya.

Melalui proses pertimbangan akhirnya pertemuan selesai dengan putusan pihak KHJ membayar adat senilai limapuluh juta, namun dikarenakan baru tersedia empat puluh juta maka KHJ membayar sisa sepuluh juta dengan cara diangsur dua juta per bulan selama lima bulan.

Penulis: Nikodemus Niko
Editor: Mimi
Share:
Komentar

Berita Terkini