CONNECT WITH US
  • DAD Kembayan Siap Dampingi Penyelesaian Perkara Perkelahian

    Bagikan:
    Kembayan (Suara Sanggau) - Kembali menindaklanjuti kasus perkelahian antara Sabinus, Ander (27) dan Pandu (23) pada tanggal 16 Desember 2017 lalu, sekira jam 05.30 WIB di warung Sdri. Supina di Dusun Majuak Desa Mobui Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan mengadakan musyawarah kedua di Kantor Polsek Kembayan, Senin (15/1/2017), sekira Pukul 10.00 - 12.00 WIB.

    Berbeda dengan pertemuan pertama atas undangan DAD Kembayan pada tanggal 6 Januari 2018 lalu di Kantor Desa Mobui, pertemuan kali ini diselenggarakan oleh DAD atas permintaan pihak keluarga L. Bahtiaryo (Ayah kandung Ander dan Pandu), membahas tindaklanjut penyelesaian perkara perkelahian ini dipimpin oleh Yoseph Andi,  SP Ketua DAD Kecamatan Kembayan dihadiri Wakapolsek Kembayan, Temenggung Dorit Mika, Temenggung Tatei Jabu, Kadat Mobui, Ketua RT Dusun Mobui beserta ahli waris keluarga pihak Ander dan Pandu namun tidak dihadiri pihak Ahli waris Alm. Sabinus.

    "Walaupun musyawarah tidak dihadiri oleh pihak Warta yang melaporkan perkara perkelahian ini kepada Polsek Kembayan, pihak Bahtiaryo meminta agar DAD Kembayan bisa memberi pandangan terhadap upaya penyelesaian, terlebih kasus perkelahian ini sudah dilaporkan oleh Warta karena Sabinus pelaku perkelahian sampai menengak racun rumput pada tanggal 19 Desember 2017 dan meninggal pada tanggal 20 Desember 2017 lalu", ujar Loren keluarga pihak Bahtiaryo.

    Menanggapi niat dan upaya pihak keluarga Bahtiaryo,  Ketua DAD Kembayan Yoseph Andi, SP. menyampaikan,  pertemuan ini semestinya dihadiri kedua belah pihak sehingga hasil dari musyawarah ini tidak "Mentah".

    "Dalam menyelesaikan permasalahan ini tentunya DAD dalam posisi "di tengah", tidak hanya bepihak berat sebelah", ujar Yoseph Andi.

    Ia menambahkan, kasus perkelahian ini terlambat ditangani sehingga ibarat "nasi sudah menjadi bubur", sehingga semakin sulit dalam proses menyelesaikannya, apalagi sudah dalam proses penyidikan pihak Polsek Kembayan.

    "Menyikapi perkara yang sudah diibaratkan "nasi sudah menjadi bubur" ini, DAD tetap berusaha dan siap membantu penyelesaiannya, terlebih hal ini sudah dipercayakan kepada DAD, sehingga bagaimana kita mengolah "bubur" agar bisa dikonsumsi sehingga mempunyai nilai gizi" ujarnya.

    Penulis: Nikodemus Niko
    Editor: Kundori

    KOMENTAR