CONNECT WITH US
  • Paslon Pilkada Sanggau Deklarasi Kampanye Damai

    Bagikan:
    SUASANA DEKLARASI KAMPANYE DAMAI DI SANGGAU
    Sanggau (Suara Sanggau) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sanggau  deklarasi kampanye damai dan doa bersama pemilihan bupati dan wakil Bupati Sanggau 2018 di gedung Balai Batomu Minggu (18/2).

    Deklarasi dihadiri pasangan calon Bupati dan calon wakil Bupati nomor urut 1 Yansen Akun Effendy - Fransiskus Ason (YAS) dan pasangan calon nomor urut 2 Paolus Hadi - Yohanes Ontot (PH-YO) masing-masing didampingi oleh ketua team sukses, pengurus partai pengusung dan simpatisan.

    Ketua KPU Sanggau Sekundus Ritih mengatakan, deklarasi kampanye damai yang dilaksanakan sesuai dengan agenda KPU Pusat serentak di seluruh daerah yang melaksanakan Pilkada.

    "Deklarasi kampanye damai dilaksanakan serentak sesuai agenda KPU pusat. Tujuannya adalah supaya kampanye bebas dari Hoax, tanpa isu sara, tidak melakukan praktek politik uang serta tidak ada intimidasi sampai Pilkada selesai dan dinyatakan aman," ujar Sekundus.

    Senada dengan deklarasi kampanye damai yang digelar KPU, pada kesempatan yang bersamaan ketua Panwaslu Sanggau Inosensius menghimbau  supaya masing-masing team kapanye ikuti aturan.

    "Supaya kampanye berjalan damai ikuti PKPU 1 nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye. Jangan melanggar larangan-larangan yang sudah tertera disitu... pelajari baik-baik," himbau Ino

    Pjs. Bupati Sanggau Drs. Moses Tabah, M.Si berharap pesta demokrasi disanggau benar-benar dinikmati rakyat.

    "Pilkada ini adalah pesta demokrasi. Pesta demokrasi adalah pesta rakyat. Untuk itu mari kita jaga pesta demokrasi rakyat ini supaya berjalan aman sehingga rakyat benar-benar merasakan hasil pesta demokrasinya dengan aman," ujar Moses.

    Pada acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Sanggau turut hadir Dandim 1204/Sanggau bersama personilnya dan Kapolres Sanggau bersama personilnya.

    Sesuai dengan tema acara kampanye damai dan doa bersama, setelah dinyanyikan lagu pilkada damai oleh seluruh peserta yang hadir digedung acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh empat (4) orag tokoh agama berbeda (Islam, Katolik, Kristen, Bundha).

    Penulis: Iman Ceriawan Gulo
    Editor: Rizki
    KOMENTAR