CONNECT WITH US
  • TNI, Polri dan Bea Cukai harus Bersama Amankan Perbatasan

    Bagikan:
    Entikong (Suara Sanggau) -Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam jumpa persnya mengatakan , kunjunganya bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang serta Dirjen Bea dan Cukai untuk bertatap muka langsung dengan prajurit TNI dan Polri yang ada di perbatasan.

    “Apa permasalahan mereka yang ada disini, program-program apa yang sudah dikerjakan. Ternyata dari Danrem sudah memiliki program diluar tugas pokok, yakni program Petasan untuk membantu masyarakat memberikan pendidikan dan lainya, ” katanya saat meninjau PLBN, Jumat (27/4).

    Untuk itu, kegiatan serupa bisa
    dilaksanakan bersama dengan Polri, karena Polri juga memiliki program yang sama. Sehingga di perbatasan ini bisa dilakukan bersama, diluar tugas pokok.

    Dikatakan, PLBN Entikong merupakan pintu masuk dan keluarnya warga negara Indonesia dan warga disebelahnya. Fasilitas apa saja yang terkait dengan keamanan, hukum dan apa saja yang ditemukan disini.

    “Sehingga kedepan kita bisa melakukan MoU antara TNI, Bea Cukai, antara Polri dengan Bea Cukai untuk bersama-sama mengamankan wilayah perbatasan terhadap penyelundupan barang-barang yang tidak kita inginkan, artinya terlarang karena ilegal, ” tuturnya.

    Panglima menegaskan, untuk menanggani perbatasan kita harus melaksanakan pekerjaan ini antar Kementrian, hubungan kelembagaan.

    Terkait kerapnya kasus penyelundupan barang ilegal seperti shabu dan lainya. Panglima menegaskan, akan segera dibicarakan dengan Dirjen Bea Cukai dan Kapolri.

    “Mungkin kita akan laksanakan perbantuan TNI kepada Bea Cukai atau perbantuan TNI kepada Polri, untuk menanggani permasalahan-permasalahan penyelundupan utamanya. Itupun, lanjutnya, akan segera kita lakukan, kita sudah bicarakan, ” tegasnya.

    Berkaitan dengan jalan tikus, kata Panglima, nantinya akan kita dibarier antara TNI Polri, Bea Cukai dan akan melibatkan dari pihak-pihak yang terkait.(DD)
    KOMENTAR