CONNECT WITH US
  • Dipukul Pakai Palu, Kepala Flores Bersimbah Darah

    Bagikan:
    FLORES ,KORBAN
    Kembayan (Suara Sanggau) - Saat pergi ke acara gawai di Jemongko Dalam Desa Kuala Dua Kecamatan Kembayan, Sanggau pada 4 Mei 2018 malam sekitar pukul 22.00 WIB, Afridus Jani (49) alias Flores, warga Rende Desa Lembur Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur, NTT tiba-tiba dari arah belakang seorang pelaku langsung memukul kepala Flores menggunakan sebuah palu sehingga mengakibatkan luka robek dan darahpun langsung mengucur membasahi kepala Flores.

    "Baru saja kurang lebih 3 menit keluar dari rumah penduduk di Jemongko Dalam, saya duduk melihat orang ramai di luar tiba-tiba seseorang dari belakang memukul kepala bagian dekat pelipis kanan saya menggunakan palu sehingga saya langsung tumbang memegang kepala yang berdarah dan sipelaku hendak memukul kembali namun segera dipegang oleh beberapa orang yang ada di sekitar tempat kejadian", tutur Flores.

    Flores cukup kenal dengan Si A pelaku pemukulan sejak tiga tahun lalu. Namun jadi pertanyaan Flores sudah setahun ini ia tidak berada di Kembayan karena bekerja di Malaysia. Tetapi tiba-tiba Si A memukulnya tanpa alasan yang jelas. Flores tidak terima dengan penganiaan terencana yang dialaminya dan meminta pertanggungjawaban pelaku agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Kanit Reskrim Polsek Kembayan Bripka Suyatno, SH membenarkan telah terjadi tindak penganiayaan sesuai laporan pihak korban atas nama Afridus Jani.

    "Pelaku penganiayaan kami panggil dan BB berupa satu buah palu sudah diamankan oleh pihak Polsek Kembayan", terang Bripka Suyatno, SH kepada SuaraSanggau.co.id, Senin (7/5/2018) sore.

    Kasus penganiaan sedang dalam proses penanganan Polsek Kembayan dan kita masih mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi, lanjutnya.

    Penulis: Nikodemus Niko
    Editor: Kundori
    KOMENTAR