CONNECT WITH US
  • Warga Temukan Mayat Di Kebun Sahang

    Bagikan:

    SANGGAU(Suara Sanggau), Warga dusun Sungai Ima, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam digegerkan dengan penemuan mayat di kebun Sahang, Rabu (30/5).

    Kapolsek Sekayam, AKP Suparwoto mengatakan, Polsek Sekayam menerima laporan dari Bhabinkamtibmas desa Sotok, Brigadir Suta S yang menyatakan telah mendapatkan informasi dari warga dusun Sungai Ima, Desa Sotok, bahwa telah menemukan sesosok jasad di kebun sahang warga di Dusun Sungai Ima.

    Mendapati laporan tersebut, Kapolsek mengintruksikan kepada Kanit Reskrim Polsek Sekayam Aiptu Supar agar segera menuju ke TKP bersama beberapa anggota Polsek guna menindaklanjutinya bersama tenaga medis yang berkompeten ke TKP untuk mengambil tindakan.

    “Kejadian itu dilaporkan saksi Serenus Sdidi (53) warga Sekayam. Dan menurut keterangan Ateng berawal dari kecurigaan dirinya terhadap korban yang merupakan pamannya sendiri dan bertetangga langsung, sejak Selasa (29/5) tidak pulang kerumah dan ateng mengetahui bahwa korban pada hari Selasa itu pergi ke kebun sahang miliknya yang berjarak sekitar 1 km dari kampung, ” kata Kapolsek, Kamis (31/5).

    Namun, lanjut Kapolsek, korban belum kembali kerumah kemudian dan pukul 16.30 Wib, Ateng mengecek ke kebun sahang pribadi milik korban dan menemukan sepeda motor korban masih diparkirkan di pinggir kebun sahang.

    “Karena melihat adanya motor milik korban, Ateng langsung saja menyapa korban namun tidak ada jawaban, kemudian Ateng melakukan pengecekan di sekitar kebun dan mendapati korban dalam keadaan tergeletak di tanah dalam keadaan tidak bernyawa dan sudah mengeluarkan bau busuk, ” tuturnya.

    Atas peristiwa itu, ia langsung menghubungi keluarga dan warga sehubungan dengan kondisi korban dan juga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas desa Sotok.

    Diketahui juga bahwa korban hidup sebatang kara di rumah miliknya di Dusun Sungai Ima, Desa Sotok dan sudah lama pisah dari istri dan anaknya.

    “Dan menurut Ateng yang juga keponakan korban bahwa selama ini korban tidak pernah mengeluh sakit bahkan sakit, entah mungkin sudah waktunya, ” katanya.(DD/Res)
    KOMENTAR