CONNECT WITH US
  • Berburu Takjil Di Sanggau

    Bagikan:
    Kantin Ramadhan PEKAN Sanggau

    SANGGAU(Suara Sanggau), Bagi pecinta kuliner pada bulan Ramadhan ini selain memperbanyak ibadah sudah tentu tidak akan melewatkan momen berburu makanan takjil sambil jalan-jalan  mengisi waktu dalam menunggu berbuka puasa.

    Pedagang-pedagang kue/makanan musiman juga sangat mudah ditemui dipinggir jalan dengan lapak-lapak sederhananya.

    Satu di antaranya deretan pedagang berbuka puasa yang ada di kota Sanggau adalah warung ramadhan yang di kelola anak-anak muda kantu (PEKAN dan Misbar) Sanggau yang berada di lintas ahmad yani  yang menjual berbagai kue dan lauk pauk siap saji.

    Salah seorang Anggota Pekan Wanpay menuturkan sudah menjadi rutinitas ketika bulan ramadan tiba untuk menjual aneka makanan dan minuman takjil selama bulan puasa.

    "Sudah setiap tahun kami menyiapkan tempat dan menerima titipan kue dan lauk pauk siap saji sambil mengisi waktu dalam menunggu berbuka,"ujarnya ketika ditemui saat menjual takjil(2/6).
    Rata-rata dikatakannya dagangan takjil yang dijual juga merupakan hasil titipan warga.

    "Jadi kami hanya mengambi persenan/upah dari tunggu kue yang di titipkan,"ujarnya.

    Hasil yang kami dapatkan kita kumpulkan hingga berakhirnya ramadhan .

    "Kami satu hari sebelum hari raya sudah tidak berjualan lagi,"ungkapnya.

    Beragam takjil yang dijual mulai dari gorengan, kue ringan hingga berat, lauk pauk hingga aneka minuman pelepas dahaga dengan beragam. Namun ia mengatakan kue yang agak laris adalah makanan khas Sanggau seperti basong, jurong-jurong, kote, kelepon, range, bikang.

    "karena kue ini pada hari biasa jarang ada makanya jadi favorit dan kue itu kurang di kenal pada anak-anak jaman sekarang ,"ujarnya.

    Satu diantara pembeli takjil, Sri menuturkan sudah menjadi aktifitas sore hari berburu takjil untuk berbuka sembari menunggu waktu berbuka.

    "Sambil nunggu waktu berbuka memang serunya berburu takjil untuk buka puasa,"ujarnya.

    Ia mengatakan  pendagang takjil yang terkonsentrasi di lokasi tertentu mempermudah dia memilih kue dan makanan untuk berbuka.
     
    "Sebenarnya lebih nyaman kalau satu tempat tapi ramai, jadi kita banyak pilihan menu,"tutupnya.(DD).
    KOMENTAR