CONNECT WITH US
  • Warga Aceh Terlantar Di Entikong

    Bagikan:
    warga aceh yang terlantar

    Entikong(Suara Sanggau), Diiming-imingi dengan gaji besar namun setelah sampai ditempat kerja tidak sesuai Sebelas warga Langsa dan Meulaboh, Provinsi Aceh kabur dengan berjalan kaki selama tiga hari dan kina terlantar di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Mereka menjadi korban penipuan agen penyalur tenaga kerja tidak resmi.

    Sebelumnya mereka berangkat ke Miri, Malaysia dan bekerja disebuah perusahaan perkebunan dengan perantara agen penyalur berinisial H sekitar sebulan yang lalu. Belasan pria ini dijanjikan bekerja dengan gaji 4 ribu ringgit/bulan, namun sesampainya di Malaysia, mereka hanya digaji 55 ringgit/hari dengan sejumlah potongan.

    Merasa tidak sesuai janji, mereka lantas pulang ke Indonesia. Namun kepulangan mereka tidak difasilitasi oleh pihak perusahaan maupun agen yang memberangkatkannya. Untuk sampai ke Entikong, mereka berjalan kaki selama tiga hari melewati hutan untuk menghindari pemeriksaan otoritas negara tetangga karena paspornya ditahan diperusahaan.

    "Dari perusahaan kesini (Entikong) kita jalan kaki tiga hari, lewat hutan. Paspor kita ditahan bos (perusahaan). Kita mau pulang ke Aceh," kata Simus, salah seorang diantara warga Aceh tersebut, Minggu (26/8/2018).

    Saat ini rombongan warga Aceh tersebut beristirahat sementara di salah satu warung milik warga di Desa Entikong Benuan, Kecamatan Entikong. Rombongan perantau ini menunggu para pihak yang dapat memulangkannya ke kampung halaman mereka di Aceh.
    KOMENTAR