CONNECT WITH US
  • Bupati Sanggau Melakukan Peletakan Batu Pertama Gereja Di Desa Lubuk Sabuk

    Bagikan:
    Paolus Hadi Ketika Meletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Di Desa Lubuk Sabuk

    SANGGAU(suarasanggau), Bupati Sanggau Paolus Hadi melakukan  peletakan batu pertama pada pembangunan Gereja Katolik Santo Yohanes Paulus II, di desa lubuk sabuk kecamatan sekayam, Kabupaten Sanggau, Kamis (25/10).

    Pada kesempatan itu sebelum dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Sanggau terlebih dahulu dilakukan pemberkatan lokasi oleh Uskup Sanggau Mrg. Julius Mencuccini dan peletakan batu disusul secara simbolis oleh Pastor Paroki Sekayam, anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Camat Sekayam, Polsek Sekayam, Danramil Sekayam, Pemimpin umat, pemuda dan panitia pelaksana serta unsur lainnya maka hal itu menunjukkan tanda bahwa pembangunan gereja tersebut mulai dilaksanakan.

    Bupati Sanggau Paolus Hadi, saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat menyambut baik terhadap pertumbuhan keimanan masyarakat serta kemandirian masyarakat untuk mewujudkan pembangunan tempat atau sarana ibadahnya sebagai bukti iman guna mendekatkan diri mereka kepada sang penciptanya.

    “Terkait hal pembangunan tempat ibadah, saya berharap jika masyarakat (umat) ingin dapat mewujudkannya tentulah umat harus kompak, gotong royong dan penuh kebersamaan satu sama lainnya,”ujar Paolus Hadi.

    Bupati Sanggau juga menjelaskan  terkait bantuan pemerintah daerah yang telah disampaikan melalui rekening panitia, untuk itu panitia diminta agar membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut.

    “Karena setiap anggaran yang dikeluarkan Pemerintah harus ada pertanggung jawabannya,”katanya.

    Sementara itu Ketua Panitia Pembangunan Petrus Lian dalam kesempatan itu melaporkan bahwa lokasi pembangunan gereja merupakan sumbangsih warganya yaitu Wijayadi  yang ikhlas menyerahkan tanahnya untuk lokasi pembangunan gereja, sedangkan untuk menimbun lokasi dibantu oleh pihak perusahaan setempat.

    “Untuk biaya pembangunan panitia telah menghimpun dana sebesar 300 juta lebih yang diperoleh melalui iuran sukarela, derma dari umat dan beberapa donatur lainnya. berikut untuk menambah kekurangan dana tersebut panitia dibantu dari keuskupan sanggau juga dukungan dari pemerintah daerah kabupaten sanggau,”jelas ketua panitia.

    Pada kesempatan itu juga Vikjen Keuskupan Sanggau Pastor Riadi mengungkapkan bahwa kita patut bersyukur karena dalam kurun lebih kurang empat tahun lamanya gereja permanen dan representatif yang didambakan oleh masyarakat umat katolik stasi lubuk sabuk akhirnya terwujud sudah pembangunannya.

    “Mudah-mudahan gereja yang dibangun ini bisa berjalan lancar dalam pelaksanaannya,”harap pastor Riadi.

    Adapun ukuran gereja yang akan dibangun nantinya dengan luas 396 meter persegi, dengan biaya sebesar 1,1 milyar lebih. untuk ketentuan persentase pendanaan, sebesar 40% biayanya ditanggung oleh umat setempat dan 60% dibantu dari pihak Keuskupan serta bantuan dari Pemerintah Daerah.
    KOMENTAR