CONNECT WITH US
  • Gedung bkipm Entikong Diresmikan

    Bagikan:

    Kepala BKIPM Rina

    ENTIKONG (suarasanggau.co.id),  Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), DR Ir Rina MSI meresmikan Gedung Kantor Layanan Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (bkipm) Entikong di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis(22/18).

    “Sebanyak 1.5 jta ton ikan hasil laut yang di ekpor melalui PLBN Entikong (Indonesia) ke Serawak (malaysia) dengan nilai 26, miliar, meningkat di tahun 2018. Permintaan  ikan dari Malaysia tinggi terutama, tengiri,bawal,tongkol dan kerang," kata Kepala BKIPM Dr.Ir.Rina,M,Si.

    Rina mengakui,jika bkipm Entikong tidak bisa sendiri bekerja untuk menjaga jalur tradisional yang berhubungan langsung dengan Malaysia, bkipm bersama instansi terkait melakukan pengawasan untuk mencegah masuknya produk perikanan ilegal dari Jiran terutama melalui jalan tikus yang ada di sayap kiri dan kanan PLBN.

    "Balai karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan mesti bersinergi dengan instansi terkait untuk mengawasi pemasukan produk dari luar,jangan sampai merusak sumber daya perikanan di Kalbar,"ujar Rina.

    Disampaikan Rina kedatangannya ke Kalbar untuk meresmikan dua kantor bkipm salah satunya di Entikong.
    “Kantor sudah megah mesti dibarengi dengan peningkatan kinerja dan menjaga keamanan produk perikanan diperbatasan khusus nya Kalbar,”harap Rina.

    Karantina tidak bisa bekerja sendiri, harus ada sinergitas untuk mengatasi masalah diperbatasan untuk menjaga sumber daya kelautan mesti dilakukan pengawasan secara kontinyu bersama instansi lainya.
    Sementara itu,Kepala bkipm Entikong, Giri Pratikno mengatakan,bahwa jalur kiri dan kanan PLBN Entikong sangat rawan penyelundupan. Terutama penyelundupan ikan beku asal Vietnam seperti yang pernah digagalkan bkipm awal taun.
    "Semenjak ketat pengawasan dan patroli gabungan penyelundupan ikan beku berkurang nyaris zero melalui PLBN Entikong," ujar Giri.

    Perbatasan  dengan ketat untuk mencegah masuknya penyakit EMS,sejauh ini Kalbar aman.karena itu jalur darat perbatasan RI-Malaysia dijaga ketat.
    “Pengawasan  karantina ikan meliputi  7 kabupaten,antara lain, Sanggau, Sekadau,Sintang,Kapuas hulu,Melawi,Sambas dan Bengkayang. Luasnya wilayah pengawasan harus di imbangi dengan penguatan sumber daya di bkipm Entikong,dan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan penyeludupan,”pungkasnya.
    KOMENTAR