CONNECT WITH US
  • Pemilik Sabu Divonis Hukuman Mati

    Bagikan:
    Sidang Kepemilikan sabu

    SANGGAU(suarasanggau.co.id), Terdakwa Suprayogi alias Yoyok dan Andi Alfen dalam perkara narkotika jenis sabu 7,2 kilogram dan 21.727 butir ekstasi yang ditangkap oleh BNN Republik Indonesia di Wilayah Simpang Tanjung pada 26 Maret 2018, Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau, pada 26 Maret 2018 lalu  Divonis hukuman mati  oleh Pengadilan Negeri (PN) Sanggau pada Sidang yang mengagendakan pembacaan vonis yang digelar pada Rabu (21/11) malam.

    Dalam putusannya, majelis hakim Pengadilan Negeri Sanggau memvonis terdakwa Yoyok dengan hukuman mati karena terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
    Melalui pertimbangannya, terdakwa Yoyok terbukti secara sah melakukan transaksi narkotika golongan 1 dengan barang bukti yang sangat banyak sehingga majelis hakim memutuskan untuk memberikan pidana maksimal yakni pidana mati. 

    Sebelumnya, rekan Yoyok, Andi Alfen telah divonis 15 tahun penjara dan denda satu setengah miliar rupiah subsider tiga bulan kurungan.

    Satu orang lagi berinisial CU masuk daftar pencarian orang. Diketahui bahwa Yoyok sudah 3 kali membawa barang haram tersebut masuk ke Indonesia. Pada pembawaan barang yang keempat kali ia berhasil diringkus oleh BNN RI di Kabupaten Sanggau. 

    Barang berupa sabu dan ekstasi tersebut dibawa dengan kemasan dalam tas besar berwarna hitam dengan lis merah di beberapa bagian.

    Pada sidang tersebut, Majelis Hakim PN Sanggau diketuai oleh I Ketut Somanasa didampingi oleh Albanus Asnanto dan Hakim John Malvino Seda Noa Wea yang masing-masing bertindak sebagai hakim anggota I dan II.
    KOMENTAR