CONNECT WITH US
  • Kades se kecamatan Kembayan pertanyakan aktivitas PT. TBS

    Bagikan:
    Usman Pulin
    Kembayan (Suara Sanggau) - Aktivitas di PT. Tayan Bukit Sawit (TBS) Kembayan, terkait masalah harga Tandan Buah Segar (TBS), status petani pendukung, pembinaan petani dan CSR (Corporate Social Responsibility) menjadi pertanyaan yang kemudian dibahas para Kades Sekecamatan Kembayan di ruang kerja Kepala Desa Sebuduh, Rabu 7 November 2018 lalu.

    Kepada awak media, Kades Sebuduh Usman Pulin menjelaskan, berdasarkan keluhan masyarakat dan para petani sawit, kades sekecamatan Kembayan telah menyampaikan kepada pihak manajemen PT. TBS hal aktivitas pabrik kelapa sawit non kebun tersebut secara resmi dengan Surat Nomor: 412/01/Um, tertanggal 7 November 2018 perihal Konfirmasi dan Konsultasi tentang ke empat poin agar pihak perusahaan segera memfasilitasi pertemuan antara perusahaan, Koperasi Borneo Elf Mandiri (BEM), para Kepala Desa sekecamatan Kembayan, para Temenggung sekecamatan Kembayan dan perwakilan petani.

    "Kami sudah banyak mendapat laporan dari masyarakat hal aktivitas PT. TBS, terutama mengenai masalah harga TBS, status petani pendukung sebagai dasar berdirinya PT. TBS, upaya nyata pembinaan kepada petani pendukung serta seperti apa realisasi dana CSR perusahaan bagi masyarakat," ungkap Usman Pulin, Senin (3/12/2018) siang.

    Lebih lanjut dikatakannya, keluhan para petani sawit dan masyarakat kami ini tentu hal yang tidak bisa diabaikan begitu saja, sehingga kami para kades menyurati manajemen PT. TBS agar segera menentukan jadwal membahas hal ini dalam suatu pertemun, tukasnya.

    Penulis: Nikodemus Niko
    KOMENTAR