CONNECT WITH US
  • Kejari Sanggau Beberkan Kinerjanya Di 2018

    Bagikan:
    Kejari Sanggau saat melakukan perss rilis

    SANGGAU(suarasanggau.co.id), Kejaksaan Negeri (KEJARI) Sanggau mengelar Konfrensi Press dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional mengenai kinerja Sepanjang Januari hingga Desember 2018, dalam memberantas tindak pidana korupsi di ruang pertemuan  Kejari Sanggau, Senin (10/12) sore.

    Kepala Kejari Sanggau M. Idris F Shite dalam keterangan perssnya mengatakan  telah menangani sejumlah kasus tindak pidana korupsi. Diantaranya tahap penyelidikan hingga Desember ada satu perkara dan untuk penyidikan ada lima sprint penyidikan.

    “Jadi kalau saya rinci kembali satu tahap lide, lima penyidikan dan empat tahap penuntutan dan juga ada perkara yang sudah dieksekusi,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M. Idris F Shite didampingi Kasi Pidana Khusus Ulfan Yustian Arif dan hadir juga Kasi Intel Iman H,serta Kasi Pidum Aditya.

    Kajari secara khusus mengapresiasi keberhasilan jajarannya yang mampu menangani perkara sepanjang tahun 2018 mulai dari Lid hingga eksekusi. Untuk eksekusi orang, lanjut Kajari, pihaknya sudah melakukan eksekusi terhadap tiga orang yakni  AG (alm), Mw, NLY Dan satu orang lagi yang belum kita eksekusi dan merupakan catatan kita untuk melakukan eksekusi segera.

    Terkait dengan eksekusi uang penganti, sejauh ini kita sudah mendapatkan angka yang lumayan besar, sebesar Rp 2.756.391.000 dan eksekusi dendanya sebesar Rp 50 juta.

    “Kemudian, penyelamatan kerugian keuangan negara untuk tahap penyidikanya. Saya rincikan kembali beberapa waktu yang lalu kita sudah menerima, Rp 800 juta, Rp 49 juta, kebetulan ada satu perkara yang sekarang masih tahap penuntutan dan dalam waktu dekat JPU akan menyampaikan rekusitor, ” jelasnya.

    Dan pada hari ini juga keluarga terdakwa  berinisial As menyerahkan atau mengembalikan uang kepada kita untuk dikembalikan ke negara.

    “Yang bersangkutan menyampaikan uang sejumlah uang sejumlah Rp 361.696.967 rupiah. Ini merupakan tambahan dari nilai total kerugian keuangan negara yang dihasilkan oleh auditor, karena sebelumnya sudah dikembalikan salah satu tersangka dengan jumlah Rp 49 juta rupiah. Totalnya Rp 410 juta rupiah, ” tambah Kajari.

    Kajari menegaskan, bahwa jajaran Kejari Sanggau dalam melakukan penangganan perkara, tidak hanya berhasil memenjarakan orang tetapi betul-betul berorientasi pada hasil yakni menyelamatkan kerugian keuangan negara. “Dan inilah kerugian keuangan negara yang kami selamatkan.

     “Dan inilah kerugian keuangan negara yang bisa kami selamatkan sebagaimana yang ada di hadapan rekan-rekan media,” tutup Kajari.
    KOMENTAR