CONNECT WITH US
  • Polres Sanggau Gelar Press Release Tahun 2018

    Bagikan:

    Polres Sanggau melakukan pemusnahaan barang bukti
    SANGGAU (suarasanggau.co.id)- Polres Sanggau mengelar press release pada tentang penegakan hukum dan kamtibmas wilayah hukum serta  pengungkapan perkara oleh Polres Sanggau dan pemusnahan barang bukti hasil Ops Kegiatan Kepolisan Yang Ditingkatkan (KKYD) Lilin Kapuas tahun 2018 di Graha Wira Pratama Polres Sanggau  serta pemusnahan barang bukti di halaman Mapolres Sanggau yang juga  dihadiri Bupati Sanggau Paolus Hadi, Kasdim 1204/Sgu Mayor Inf.Rendra Satrio Wibowo, Kejari Sanggau Kasi barang bukti Joharcha dan perwakilan dari Rubpasan Syarifuddin  pada sabtu(29/12).  

    “Ada 239 tindak pidana dari empat kejahatan yakni kejahatan konvensional, kejahatan terhadap kerugian kekayaan negara, kejahatan trans nasional dan gangguan. Untuk kejahatan konvensional Polres Sanggau menangani 161 laporan, 17 dalam proses sidik, 35 lidik, tahap satu 1, tahap dua 105, 1 diversi dan 2 tipiring. Sementara kejahatanan terhadap kekayaan negara 20 laporan, 1 sidik dan 19 tahap dua. Untuk kejahatan trans nasional Polres Sanggau menangani 47 laporan, 9 sidik, 1 lidik, tahap satu 2 tahap dua 22 dan 13 limpah. Dan gangguan sebanyak 11 laporan dan 11 tahap dua,”ungkapkan Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi.

    Sementara untuk kecelakaan lalu lintas diwilayah polres Sanggau mengalami  kenaikan yang cukup signifikan. Tahun 2017 terjadi 97 kecelakaan lalu lintas, sementara di tahun 2018 terjadi 140 kecelakaan lalu lintas.

    “Untuk kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pada tahun 2017 terjadi 42 korban meninggal dunia dan pada tahun 2018 sebanyak 76 korban meninggal dunia,”kata Kapolres.
    Sedangkan  luka berat, pada tahun 2017 terjadi 58 kasus dan tahun 2018 terjadi 137 kasus, naik 79 kasus. Luka ringan, pada tahun 2017 terjadi 14 kasus, tahun 2018 terjadi 81 kasus dengan kenaikan 27 kasus. Kerugian materil akibat kecelakaan tersebut pada tahun 2017 sebesar Rp 442.950.000, tahun 2018 Rp 1.612.500.000.

    Atas tingginya trend kenaikan angka kejahatan dan laka lantas yang terjadi sepanjang tahun 2018, Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan fokus pada kegiatan pre entif, preventif dan represif dan realisasinya harus dilakukan secara seimbang.

    “Target kita bukan hanya kebenaran hukum, tapi pre entif dan pencegahan dini harus mampu kita laksanakan tentunya dengan melibatkan stake holder terkait termasuk masyarakat. Masyarakat juga diminta melaporkan, contoh masalah narkoba, masyarakat harus mau melaporkan dan pasti yang melapor kita lindungi,” ujar  Kapolres.

    Sementara itu, Bupati Sanggqu Paolus Hadi menyampaikan akan melakukan evaluasi terkait berbagai ungkapan kasus yang direles Kapolres Sanggau.

    ”Apakah ini karena faktor ekonomi atau faktor Psikologis atau orangnya itu-itu jak kita belum tahu, yang jelas kita jadikan temuan ini sebagai bahan evaluasi kita ke depannya,” ungkap Bupati.

    Usai menggelar press realese, Kapolres didampingi Bupati, perwakilan Rubpasan dan Kejaksaan Negeri Sanggau melakukan pemusnahan ratusan botol dan minuman keras dan ratusan bungkus dan kotak petasan. Pemusnahan dilakukan dengan cara dicurahkan ke dalam lobang yang sudah dipersiapkan oleh Polres Sanggau.

    Penulis: Tim Liputan







    KOMENTAR