CONNECT WITH US
  • Tak Dapat Bangun Pekerja Migran Indonesia Dirawat PKM Entikong

    Bagikan:
    Entikong(suarasanggau.co.id), Sudah Lima hari Marta asal Kupang yang diduga kuat Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbaring tidak berdaya di Pusat Kesehatan Masyarakat Entikong, Kabupaten Sanggau Kalbar.

    “Jumat lalu ada warga yang mengantar Marta ini ke Puskesmas,kondisinya sudah sukar diajak komunikasi,” kata dr, Kurnia Kumala Putri, Rabu (16/1/2019) di Entikong.

    Menurut dia, awalnya pasien ini tidak diketahui namanya karena diantar dalam kondisi tidak sadarkan diri. Selain itu tidak ada identitas sama sekali yang ada pada pasien.

    “Kami kesulitan untuk mencari keberadaan keluarga pasien ini, bisa komunikasi aja setelah dua hari lalu. kami tidak bisa mendapatkan informasi banyak setelah dia memberitahukan namanya Marta dan asal Kupang, pasien ini kemabli tidur pulas,” ungkap dr,Kurnia Kumala Putri.

    Dia mengakui, akibat trauma psikologis yang dialami pasien menyebabkan kondisinya menjadi tidak stabil dan terus tertidur dan malam bangun. Jika saya bisa mengambarkan kondisinya saat ini mirip seperti kasus Putri Tidur, jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Entikong, dr, Hidayat Samiaji mengatakan pihak Puskesmas tetap memberikan perawatan dan pelayanan yang maksimal kepada pasien yang terlantar itu.

    “Sampai saat ini juga kami tida mengetahui siapa yang nama orang yang mengantarkan pasien tersebut. Kami juga telah menghubungi Dinsos Propinsi Kalbar untuk membantu proses pencarian keluarga pasien, kuat dugaan dia bekerja di Malaysia,” ungkap Hidayat Samiaji.

    Disebutkan Hidayat, bahwa kondisi Marta saat ini sudah lebih baikan dari sebelumnya hanya saja tidak bisa komunikasi dan tertidur pulas jika dia jika merasakan nyeri baru bangun kemudian tidur lagi sampai belasan jam, bahkan makan juga sulit dia lakukan.

    “Kami berharap Dinsos dan pihak Kepolisian dan P4TKI bisa mencari alamat pasien ini, untuk segera mungkin menghubungi pihak keluarganya,” ujar Hidayat.

    Kapolsek Entikong,Kompol Amin Siddiq, membenarkan adanya penanganan pasien tidak sadarkan diri yang diduga kuat Pekerja Migran Indoensia.

    “Kami telah tengah mendata pasien ini hanya saja kondisinya tidak sadar meyebabkan sukar untuk mendapatkan informasi, namun nama dan asalnya telah kita dapatkan,” jelas Amin Siddiq.

    Dia mengatakan, Jumat lalu warga mengantar pasien ini ke Puskemas Entikong menggunakan kendaraan warna Silver. Nah, warga yang mengantar juga tengan kami cari untuk mengetahui kronologisnya bagaimana dia bisa mengantar pasien itu. Sedangkan pihak puskesmas juga tidak mnegetahui identitas warga yang mengantar Marta ini.

    “Kami telah menyebarkan foto dan ciri-cirinya, baik di media sosial maupun menghubungi dinas sosial di Kalbar.semoga dalam waktu dekat bisa segera ditemukan keluarga maupun keraabatnya diKupang,” pungkas Amin.(agus alfian)
    KOMENTAR