CONNECT WITH US
  • Warga Desa Semerangkai kesal, sudah setor uang, jaringan PLN belum masuk

    Bagikan:
    Raden Sardi dan Edy Siswanto
    Sanggau (Suara Sanggau)- Masyarakat di Desa Semerangkai Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau berharap PT.PLN  dapat memasukan jaringan listrik.

    "Karena sejak tahun 2012 kami sudah mengajukan permohonan ke PLN,"kata
    Raden Sardi, tokoh masyarakat desa Semerangkai di Sanggau, Sabtu (26/1/2019).

    Ia mengakusudah bosan dijanjikan oleh pihak PLN tapi hingga kini belum terealisasi. "Bahkan, untuk mengelabui masyarakat, pihak PLN memasukan tiang listrik ke desa itu,dengan numpuknya tiang listrik kedesa tetsebut meyakinkan masyarakat bahwa tidak lama lagi wilayah akan diterangi penetangan dari PLN,"bebernya.

    Bahkan masyarakat yang menginginkan penerangan rumahnya terlebih dahulu di pasang instalatir dan harus membayar sejumlah uang kepada salah seorang yang mengaku sebagai petugas PLN. "Uang sudah diambil listrik belum juga masuk," kesalnya.

    Hal tersebut dibenarkan Edy Siswanto salah satu caleg  Dapil kecamatan Kapuas,dikatakan Edy Siswanto ketika Kampanye didesa tersebut mendapat masukan dari warga tentang dambaan akan penerangan itu,bahkan masyarakat sudah membayar uang berkisar antara Rp 500 ribu dan ada yang membayar Rp 3 juta dengan total keseluruhan biaya pendidikanang sudah dibayarkan kurang lebih Rp 70 juta,yang meliputi 4 dusun,diantaranya Desa Mensarang,Semerangkai,Sungai Alai,Mensarang,dusun Mapai dan Sungai Rosat.

    "Kita harapkan pihak PLN harus dapat menjelaskan kepada masyarakat akan hal tersebut,"ungkap Edy siswanto yang juga selaku ketua LSM , LPJK kabupaten Sanggau.

    Penulis: Herman
    Editor: Kun
    KOMENTAR