CONNECT WITH US
  • DINSOSP3AKB Gelar Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung KB Desa Tanap

    Bagikan:
    Pertemuan Kelompok Kerja Kampung KB
    di Desa Tanap (Foto: Nikodemus Niko)

    Kembayan (Suara Sanggau) - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) mengelar Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung Keluarga Berencana Kabupaten Sanggau Tahun 2019 di Desa Tanap, Kamis (28/2/2019) pagi.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Tanap, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau ini dihadiri oleh Kabid Dalduk dan KB dari DINSOSP3AKB, Camat Kembayan, Kasi Kesra, TP-PKK Kembayan, PKB Kembayan, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Puskesmas Kembayan, Kades Tanap, BPD, Kadus, Kader Posyandu, Tokoh Masyakat, Tokoh Agama, LPM, KPM dan PPL Desa Tanap. 

    Dalam pengantarnya, Kades Tanap Bewianus, S.Th menyampaikan, selain untuk mengatasi masalah kependudukan, tujuan dari pencanangan kampung KB ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    "Prioritas kita dengan program Kampung KB ini adalah untuk meningkatkan taraf kesejahteraan serta kesehatan keluarga dan masyarakat agar lebih berkualitas. Maka kami dari Desa Tanap sangat antusias menerima program ini dan bersyukur terpilih untuk menerima program Kampung KB ini," ungkapnya.


    Mewakili Kepala DINSOSP3AKB, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk dan KB) Drs. H. Hairudin, memaparkan, Ada dua desa di Kecamatan Kembayan yang terpilih mendapat program Kampung KB yakni, Desa Semayang dan Tanap.

    "Tahun 2018 yang lalu di Kabupaten Sanggau, dari 15 Kecamatan ada 32 Kampung KB. Tahun 2019 tidak ada lagi pencanangan namun hanya pembinaan dan itu kita berikan berkelanjutan," paparnya.

    Lebih lanjut Pak H. Hairudin menjelaskan, dalam pertemuan hari ini juga akan kita bentuk kelompok kerja, melibatkan Camat, Kades, Sekdes, sataf/perangkat desa, PKK, Babinkamtibmas, Babinsa dan Bidan desa. Unsur-unsur ini diposisikan dalam struktur penunjang program Kampung KB tersebut.

    "Berkenaan dipililihnya Kampung KB, ada beberapa yang menjadi kriteria yakni, daerah pesisir, daerah pedalaman, daerah penduduk yang padat dan secara khusus untuk Desa Tanap dipilih menjadi Kampung KB karena melewati jalur perbatasan. Maka untuk mensukseskan Kampung KB ini kita buat perencanaan program apa saja yang diluncurkan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat, bekerjasama menangani tingkat putus sekolah dengan cara bekerjasama dengan dinas pendidikan dan dinas terkait lainnya. Oleh karena itu, hadirnya kita di sini merupakan bagian dari komitmen untuk mensukseskan program KB," jelasnya.


    Dalam kesempatan yang sama, Camat Kembayan Drs. Inosensius Nono menyampaikan pihak Pemerintahan Kecamatan Kembayan menyambut baik program Kampung KB ini.

    "Pembangunan yang dilakukan selain fisik tentu nonfisik juga kita lakukan demi kesejahteraan masyarakat, karena itu banyak hal yang harus kita sinergikan, terutama dalam pengendalian penduduk, PHBS dan lain-lain.

    "Kita harus siapkan keluarga yang berencana, maka untuk mendukung hal ini, harus ada penggalakan dan peningkatan kegiatan PKK, Dasa wisma, Posyandu Balita, Posyandu Remaja dan Posyandu Lansia serta kegiatan PAUD," ajurnya.


    Selaku pemateri Marini, SKM., Kasi advokasi KIE Penggerakan Kemitraan mengingatkan, pemahaman yang keliru mengenai Kampung KB, bila dianggap Kampung KB adalah bukan berarti meng-KB-kan seluruh warga di kampung tersebut namun Kampung KB adalah suatu wilayah yang memiliki kriteria tertentu, di mana terdapat keterpaduan program kependudukan, Keluarga Berencana, pemberdayaan keluarga dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis," paparnya.

    Penulis : Nikodemus Niko
    KOMENTAR