CONNECT WITH US
  • Drainase Tidak Memadai, Warga Bodok Cemas Saat Hujan Turun

    Bagikan:

    Sanggau  (Suara Sanggau) - Akibat curah hujan tinggi, sementara saluran tidak berfungsi menyebabkan pasar Bodok, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau terendam air. Seperti yang terjadi pada Sabtu malam 16/2 sekitar jam 20.00 Wib air mulai naik hingga ketinggian 40 cm.

    Masyarakat yang rumahnya terendam, sibuk menyelamatkan barang-barangnya yang rawan rusak karena air, terlebih lagi para pedagang sembako pasti sibuk menyelamatkan barang dagangannya. Demikian dikatakan Admon tokoh pemuda setempat kepada awak media.
    Kondisi Salah Satu Ruko Warga Bodok Saat Banjir

    "Banjir memang tidak berlangsung lama, namun hal ini sangat mengkhawatirkan kita, sehingga kita cukup sibuk dan repot menyelamatkan barang dagangan yang rawan rusak terendam air," tuturnya.

    Lebih lanjut dikatakannya, banjir ini terjadi disebabkan karena curah hujan tidak tertampung dan  sebagian drainase sumbat.

    Hal senada juga dikatakan Robert HP Kepala Dusun Serarong Desa Pusat Damai. Berkenaan dengan banjir dijelaskannya, volume air kiriman dari hulu juga cukup banyak dikarenakan daerah hulu yang dulunya adalah hutan sekarang sudah jadi pemukiman padat penduduk. Karena itu ia mengharapkan kepada semua masyarakat untuk menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah ke dalam parit, karena inilah salah satu sebab sumbatnya drainase.

    "Masalah banjir bukan baru pertama kali ini saja terjadi, sehingga setiap turun hujan warga mulai cemas dan segera mengemaskan barangnya," ungkapnya.

    Menyikapi hal tersebut Robert menyampaikan, pihaknya sudah mengajukan usulan ke Pemkab Sanggau melalui instansi terkait, bahkan dari pihak Cipta Karya tahun lalu sudah turun kelapangan dan sempat melakukan pengukuran volume drainase untuk mengatasi luapan banjir, namun ternyata mereka hanya mengukur saja belum ada actionnya terhadap perbaikan darainase tetsebut. 

    "Melalui Musrenbang untuk pembuatan dan perbaikan drainase juga sudah kita usulkan kembali. Semoga tahun ini pembuatan dan perbaikan drainase tersebut bisa terealisasi," harapnya.

    Penulis : Hermansyah
    Editor   : Nikodemus Niko
    KOMENTAR