CONNECT WITH US
  • Misa Paskah Kembayan, Bayak Umat Tidak Dapat Tempat Duduk

    Bagikan:
    Meski tidak dapat tempat duduk, umat Katolik Kembayan mengikuti Misa Paskah dengan khitmat

    Kembayan (Suara Sanggau) - Sejak pukul 07.00 Wib umat Katolik sudah berdatangan ke Gereja St. Yohanes Pemandi Paroki Gembala Yang Baik Lingkungan Kembayan-Tanap. Ruang gereja yang berkapasitas 600 lebih orang dan tempat duduk sekira 400an buah di tenda yang disiapkan oleh panitia Paskah juga terisi penuh, bahkan banyak juga umat yang berdiri karena tidak mendapatkan tempat duduk, namum umat tetap mengikuti misa dengan khusyuk.

    Dengan tema "Literasi Teknologi & Keutuhan Ciptaan", Misa Paskah dimulai Pukul 08.00 Wib, dipimpin oleh Pastor Marselinus Ariyanto, OFM.Cap., berjalan dengan khidmat.

    Misa Paskah 2019, Gereja St. Yohanes Pemandi Kembayan. Foto: Nikodemus Niko

    Kepada umat, Pastor Marselinus Ariyanto, OFM.Cap., menyampaikan pesan Paskah, bagaimana kita berani menjadi saksi kebangkitan Kristus. Meskipun ada orang yang menanggapinya dengan cara biasa saja, namun hal ini lebih baik ketimbang kita menyebarkan berita HOAX.

    "Kita diajak untuk membuang 'ragi lama', yakni agar kita mau menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru dengan kebangkitan Kristus, agar kehidupan lama kita yang tidak sesuai kehendak Allah, kita tinggalkan dan kita perbaharui hidup kita menjadi lebih baik seturut kehendak-Nya," pesannya.

    Semiu, Ketua Lingkungan Kembayan-Tanap Gereja St. Yohanes Pemandi sekaligus juga Ketua Panitia Paskah 2019, saat ditanya kapasitas gereja yang tidak cukup menampung umat saat misa hari Minggu terlebih pada perayaan hari besar Natal dan Paskah, pihak pengurus gereja sudah memikirkan hal tersebut dan hal ini juga sudah dibicarakan dengan pastor paroki.

    Misa Paskah 2019, Gereja St. Yohanes Pemandi Kembayan. Foto: Nikodemus Niko

    "Kita akui kondisi gereja St. Yohanes Pemandi ini, kapasitasnya susah tidak cukup menampung umat, bahkan saat hari Minggu biasa saja penuh, terlebih lagi saat Misa Natal dan Paskah," akunya.

    Lebih lanjut dijelaskannya, rencana pengembangan gereja sudah ada dalam perencanaan kita, dan ini tentu sudah menjadi program bersama dengan pastor paroki, terlebih gereja Kembayan ini jika dinilai, kelasnya susah tidak lagi sebagai gereja lingkungan, namun jika dilihat dengan jumlah umatnya sudah senilai dengan gereja paroki, terlebih tempatnya berada di pusat ibu kota Kecamatan Kembayan, ungkapnya.

    Penulis : Nikodemus Niko
    KOMENTAR