CONNECT WITH US
  • Pemkab Sanggau Gandeng BPOM Razia Makanan dan Minuman Kadaluwarsa di Pasar Sosok

    Bagikan:
    Razia jelang Ramadhan, mencegah peredaran produk tanpa izin edar (TIE), rusak dan kadaluarsa

    Tayan Hulu (Suara Sanggau) - Untuk mencegah peredaran produk tanpa izin edar (TIE), rusak dan kadaluarsa Pemerintah Kabupaten Sanggau, bekerjasama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta melibatkan unsur TNI–POLRI, Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan, melakulan Razia di sejumlah pusat perbelanjaan  dan beberapa pasar tradisional di Kecamatan  Tayan Hulu, Sosok, Selasa (30/4/2019).

    Serangkaian kegiatan Razia ini dilakukan menyambut datangnya Ramadhan, dipimpin asisten II H.Roni Fauzan SE, M.Si.

    Pemkab Sanggau bekerjasama dengan BPOM Razia Makanan dan Minuman Kadaluwarsa

    H.Roi mengingatkan kepada masyarakat agar waspada menjelang bulan Ramadhan tahun ini dan mewaspadai makanan dan minuman kedaluarsa. Razia itu berupa pengecekan makanan dan minuman.

    "Jika kita temukan adanya makanan dan minuman yang kadaluarsa akan kita sita untuk diproses lebih lanjut, dan selanjutnya akan dimusnahkan," ujarnya.

    BPOM Kabupaten Sanggau akan memberikan teguran kepada pemilik usaha agar tidak menjual produk kadaluarsa. Jika tetap nekad berjualan maka pemilik usaha itu bisa dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku, tegas Roni.

    Petugas BPOM Sanggau juga memberikan pemahaman kepada pemilik usaha untuk menjual produk yang aman dan sehat untuk dikonsumsi.

    "Razia yang kita lakukan di Sosok ini tidak hanya sampai di sini saja, namun kegiatan ini kita lakukan hingga menjelang Lebaran, dan lokasinyapun berbeda dari suatu kecamatan ke kecamatan lainnya," tuturnya.

    Ia juga menyampaikan, dari hasil kerja tadi, petugas tidak menemukan makanan dan minuman yang dilarang bahkan expayer, ujarnya.

    H.Roni Fauzan SE, M.Si kembali menegaskan, razia tersebut tidak hanya dilakukan menjelang bulan puasa saja tetapi beberapa hari menjelang lebaran.

    “Kita berharap semua produk makanan dan minuman yang beredar, layak dan aman dikonsumsi untuk masyarakat,” ujarnya.

    Penulis : Herman/Rizky Kominfo
    Editor   : Nikodemus Niko
    KOMENTAR