CONNECT WITH US
  • Umat Katolik Kembayan Kerja Bhakti Tebang Pohon Tua Ancaman Pengguna Jalan

    Bagikan:
    Umat Katolik Kembayan, kerja bhakti menebang pohon tua di pinggir jalan Lintas Malindo (Foto: Nikodemus Niko)

    Kembayan (Suara Sanggau) - Pohon tua yang berada di jalan Lintas Malindo (Kembayan - Tanap), dekat gerbang perbatasan Desa Tanjung Merpati dengan Desa Tanap, tidak jauh dari simpang SMA Negeri 1 Kembayan, kini tidak lagi menjadi ancaman bagi pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.

    Menindaklanjuti laporan warga beberapa waktu lalu, Semiu, S.Pd., Ketua Lingkungan Gereja Katolik St. Yohanes Pemandi Kembayan-Tanap bersama-sama dengan umat Katolik Lingkungan Kembayan - Tanap melakukan kerja bhakti menebang pohon jengkol sudah lapuh dan beberapa dahannya sudah mati, Minggu (7/4/2019) sore.


    "Melihat kondisi pohon jengkol yang sudah tua dan hampir roboh berada di pinggir jalan tidak jauh dari simpang SMA Negeri 1 Kembayan dan kebetulan masih berada di wilayah tanah milik Gereja Katolik St. Yohanes Pemandi Kembayan, maka selain membersihkan lingkungan di sekitar gereja, kami juga kerja bhakti menebang pohon pohon yang memang kondisinya sudah tua dan hampir tumbang tersebut," ungkap Semiu.

    Baca Juga: Hampir Roboh, Pohon Jengkol Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

    Lebih lanjut dijelaskannya, menggunakan alat berupa chainsaw mini milik umat, yang dipinjamkan secara sukarela serta tambang untuk menarik pohon, akhirnya pohon tumbang, dan tidak dapat dielak tetap arahnya mengenai badan jalan, sehingga sempat membuat lalulintas terhenti, sambil menunggu potongan dahan dan ranting yang mengenai badan jalan dibersihkan, paparnya


    "Selain menemang pohon jengkol tersebut, kami juga sekalian menebang satu pohon karet tua agar tidak ada lagi ancaman bagi pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut," tambahnya.

    Di tempat yang sama, Ludo salah satu umat yang turut kerja bahkti menyampaikan, umat Katolik di Lingkungan Kembayan-Tanap memang hampir dua kali dalam satu bulan kerja bhakti, terlebih menjelang perayaan hari besar keagamaan.

    "Kita kerja bhakti menebang pohon ini karena memang khawatir pohon tersebut tumbang kearah jalan dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas. Dengan ditebangnya pohon yang mengancam pengguna jalan tersebut, kita tetap harus waspada melintas di kawasan tersebut, karena di jalan tersebut dekat dengan simpang SMA yang setiap pagi dan juga siang atau sore pasti banyak pelajar yang melintas pergi dan pulang sekolah, maka pengguna jalan tetap harus hati-hati dan waspada," pesannya.

    Penulis : Nikodemus Niko
    KOMENTAR