CONNECT WITH US
  • Seorang Warga Trans Kelompu Tewas Gantung Diri

    Bagikan:
    Tambang yang digunakan korban untuk gantung diri

    Sanggau (Suara Sanggau) - Berdasarkan laporan warga pada hari Rabu, 8 Mei 2018 kemarin, sekira jam 17.00 Wib, Polsek Kembayan telah menerima informasi dari masyarakat Desa Kelompu, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, telah terjadi peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan seutas tali tambang  sehingga menyebabkan korban meninggal.

    "Korban ditemukan meninggal gantung diri di kamar lantai atas rumah korban yang beralamat di Dusun Maja Permai  Desa Kelompu, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau," ungkap Kapolsek Kembayan AKP Pahlawan kepada suarakalbar.co.id, Kamis (9/5/2019) pagi.

    Anggota Polsek Kembayan, di TKP korban gantung diri

    Lebih lanjut Kapolsek Kembayan menyampaikan, berdasarkan laporan warga tersebut, anggota Polsek Kembayan langsung menuju TKP, melakukan evakuasi terhadap EK (19) status belum kawin, korban bunuh diri.

    "Dari TKP, beberapa Barang Bukti yang sudah kita amankan berupa, seutas tali tambang yang dipakai untuk bunuh diri serta pakaian korban," lanjutnya.

    Kapolsek menjelaskan, dari keterangan beberapa saksi yang kita kumpulkan, kronologis kejadian berawal pada hari Rabu tanggal 08 Mei 2019 sekira jam 09.00 Wib pada saat korban berada di rumah sendirian mengirim pesan WA/chatting kepada ibunya yang sedang pergi ke pasar Kembayan "isi chatt tersebut, ma maafkan eko, Eko pergi ya". Selanjutnya sekira jam 11.00 Wib Ayah dan Ibu korban pulang kerumah. Sekira jam 16.00 Wib Ayah korban menuju ke kamar korban di lantai atas dan setelah sampai di kamar tersebut melihat korban sudah gantung diri. selanjutnya Ayah korban memberitahukan kejadian tersebut kepada istrinya dan tetangga korban.

    "Berdasarkan hasil pemeriksaan Team Medis Puskesmas Kembayan, Visum et Repertum terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan dan mengenai apa motif dari kejadian ini kita belum tahu, kemudian dari pihak Ayah korban juga sudah membuat Surat Pernyataan Tolak Otopsi Korban," tukasnya.

    Berita ini sudah dimuat oleh suarakalbar.co.id
    Editor: Nikodemus Niko
    KOMENTAR