CONNECT WITH US
  • Polres Sanggau Back up Bea Cukai dalam Operasi

    Bagikan:
    Sanggau (Suara Sanggau)-Bea Cukai wilayah Entikong diback up polres sanggau,  berhasil menyita sebanyak 463.740 batang rokok berbagai jenis, karena pita cukai rokok yang tertera tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

    Menurut Kepala Bea Cukai Entikong P.Dwi Joyastara,pihaknya dalam seminggu melakukan operasi tempur dikawasan kecamatan Enrikong  diback up polres sanggau telah menyita.

    Keterangan itu disampaikan Kepala Bea cukai Entikong ,didampingi Kapolres Sanggau AKBP.Iman Riyadi dalam press Release hasil operasi kewilayahan "Pekat" 2019 yang berlangsung senin 1/7 di Mapolres Sanggau.

    Dikatakan P.Dwi Joyastara,penyitaan berbagai jenis rokok itu,dikarenakan terjadinya pelanggaran seperti salah peruntukan 414.180 batang ,
    Seharusnya dilekati cukai skt ,bukan skm separti yang tertera padarokok SKM isi 20 batang.

    Salah personalisasi 41.560 pita tidak sesuai seharusnya pita pabrikrokok,.polos sebanyak 7200 batang tidak dilengkap pita cukai dan palsu 800 batang.

    "Dengan jumlah 414.180 salah peruntukan atau sekitar 2315 produk rokok dari jawa,dengan nilai harga rokok Rp 239 juta Rp143ribu
    Dari cukai rokok saja negara mengalami kerugian sebesar Rp 239 juta 143 ribu dari PPN PPH," katanya.

    Pihaknya akan secara rutin melakukan operasi tersebut dan selalu koordinasi dengan pihak kepolisian,karena cukai rokok ini merupakan sakah satu incame daerah untuk pembangunan.

    "Tahun ini 2019 kita ditargetkan penerimaan sebesar 208T, 80 persen berasal dari cukai rokok atau 185,5 T
    Mengawali keterangan kepala Bea cukai Entikong,Kapolres Sanggau AKBP.Imam Riyadi,mengatan Polres Sanggau memback up operasi yang dilakukan pihak Bea cukai Entikong,terkait kekayaan Negara,"ungkapnya.

    "Kita tidak ingin Negara dirugikan oleh  pengusaha yang tidak melaksanakan kewajibannya membayar pajak,dan harus kita ungkap,karena cukup signifikan didaerah ini,"sambungnya.

    Kapolres menghimbau kepada pengusaha untuk selalu mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku, dalam hak melaksanakan kewajiban membayar pajak.

    Penulis: Herman/DD
    KOMENTAR