CONNECT WITH US
  • Oknum ASN Meringkuk di Balik Jeruji Besi Polres Sanggau

    Bagikan:
    Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi
    Sanggau (Suara Sanggau) - Gb,warga Parindu kabupaten Sanggau terpaksa gigit jari, pasalnya keinginannya masuk anggota Polisi yang dijanjikan salah seorang oknum ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau berinisial RN gagal, meski  telah menyerahkan sejumlah uang yang dipinta oknum tersebut.

    Informasi yang diterima,GB didatangi RN,seraya menawarkan jasanya bisa memasukan orang sebagai anggota polisi. GB tertarik dengan rayuan RN,karena keinginannya cukup besar  jadi  Polisi.

    RN minta disediakan uang sebesar Rp 240 juta kepada GB,uang itu bukan untuknya tapi untuk memuluskan jalannya penerimaan pada tahun 2017.
    Segala persyaratan telah dipenuhi dan mengikuti seleksi.

    Hasilnya GB tidak lulus tidak diterima.Ia pun mendatangi RN seraya menanyakan Nasifnya yang sudah menyerahkan uang yang diberikan,munta uangnya dikembalikan sesuai kesepakatan,tidak jadi uang kembali.
    Dari waktu kewaktu,RN  belum juga mengembalikan uangnya.

    Kesal dengan ulah RN janjinya tidak pernah ditepati mengembalikan uang,ahirnya GB Melaporkan kejadian itu ke Polres Sanggau.

    Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi ketika dikonfirmasikan hal tersebut diruang kerjanya jum,'at19/9 membenarkan,pihaknya telah menerima laporan.
    Kini RN kita tahan,untuk proses penyelidikan.

    Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi menghimbau kepada masyarakat,untuk tidak mudah percaya kepada seseorang atau oknum tertentu yang bisa menjamin seseorang masuk sebagai anggota Polisi.

    "Jika kita punya niat masuk polisi,sebaiknya siapkan diri kita sedini mungkin,jaga kesehatan jauhi minuman keras,jangan coba coba menggunakan Narkoba yang dapat merusak diri sendiri,"tegas Kapolres.

    Kasus RN ini,masih dalam tahap penyelidikan, dan masih kita gali keterangannya jika ada warga yang mengalami hal yang sama seperti GB agar melaporkannya kepihak kepolisian terdekat atau Kapolsek.bisa jadi ada yang mengalami hal yang sama, tapi belum melaporkannya.(Man)
    KOMENTAR