CONNECT WITH US
  • JambatanTimbang Dipertanyakan

    Bagikan:
    Sanggau.(SuaraSanggau)
    Maraknya truck mengangkut buah kelapa sawit dengan muatan yang penuh, hingga melebihi bak kendaraan,dipertanyakan warga

    Seharusnya jangan di biarkan dan harus dikenakan sangsi,karena muatannya dapat membahayakan orang lain  jika jatuh,disamping itu juga jalan cepat mengalami kerusakan.

    Hal tersebut dikatakan Bambang Rusbandi mantan ketua kadin kabupaten Sanggau.
    Menurut Bambang,semua kendaraan pengangkut sawit imelebihi kafasitas muatannya,dalam sehari puluhan truck yang hilir mudik di sanggau ini mengangkut sawit.

    Anehnya kata Bambang,buah sawit yang dari sosok di bawa ke Semuntai demikian juga sebaliknya. Kenapa buah yang di sosok itu tidak dijual,di sosok saja,bahkan ada yang dari meliau bawa ke semuntai.
     
    Bambang,juga mempertanyakan ke beradaan jembatan timbangan mobil yang ada di Sosok,sebetulnya apa sih fungsi timbangan itu katanya,kita lihat setiap mobil angkutan dipastikan masuk dan ditimbang muatannya.Mereka yang muatannya lebih tidak pernah ditindak dan tetap melanjutkan perjalanannya,percuma saja jembatan timbang kesalnya.
    Kita hawatirkan mereka bayar sangsi denda kepada petugas baru melanjut kan perjalanan,Saran saya jika muatannya lebih harus diturunkan,apa bila petugas tegas,saya yakin mereka tidak berani lagi mengisi muatan semaunya.


    Sementara kepala Dinas Perhubungan kabupaten Sanggau  Anselmus,menjawab pertanyaan mengatakan Masalah bobot muatan kendaraan itu ada ketentuannya tidak asal muat saja,apa bila kita temukan tetap kita tindak ujarnya.

    Mengenai Jembatan timbang yang ada di Tayan Hulu, itu adalah kewenangan provinsi,kebetulan saja letaknya di daerah kita.
    Jika anda ingin tahu tentang fungsi dari pada jembatan timbang itu,langsung saja konfirmasi ke Sosok  ungkapnya mengahiri keterangan.

    Hermansyah
    KOMENTAR