-->

Listrik Sering Padam Kinerja PLN Dipertanyakan Dewan

Editor: suarasanggau.co.id author photo



Sanggau (Suara Sanggau) -Seringnya listrik padam di Kabupaten Sekadau membuat resah masyarakat Sekadau. Hal ini langsung direspon oleh para anggota DPRD Sekadau untuk memanggil pihak PT. PLN Ranting Sekadau untuk dimintai keterangan, Rabu (29/1/2020) siang, di ruangan rapat DPRD Sekadau.

Ketua Komisi 2 dari Fraksi Partai Gerindra, Yodi Setiawan, mengatakan pihaknya mendapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai seringnya listrik padam di Sekadau.

Ini berkaitan dengan kinerja PLN sendiri, ia berharap Manger PLN memperbaiki kinerja.

"Jika memang tidak tidak mampu mengurusi PLN Sekadau, maka silahkan mengundurkan diri," ujar Yodi kepada manager PLN.

Yodi mengaku selaku wakil rakyat sangat kecewa atas ketidaknyamanan yang akibatkan seringnya listrik padam. Bahkan banyak kerugian seperti kerusakan alat elektronik rusak akibat kasus ini.

Anggota DPRD Fraksi Partai PDIP, Ari Kurniawan Wiro mengatakan konsumen berhak mendapatkan ganti rugi aSudiyono
erjadi pemadaman listrik. Atas kejadian tersebut ia meminta penjelasan kepada pihak PLN mengenai ganti rugi yang diberikan kepada konsumen.

Selain itu, ia juga meminta penjelasan atas pengajuan pemasangan jaringan listrik baru dari masyarakat Dusun Tabai yang sudah mengajukan proposal dari tahun 2015 dan hingga saat ini belum ada kejelasan.

"Jangan menggantungkan harapan masyarakat, sudah bertahun-tahun mengajukan pemasangan jaringan baru hingga saat ini belum ada kejelasan," ujar Ari.

Ari meminta solusi terbaik dari pihak PLN bagaimana caranya permasalahan listrik ini jangan sampai berlanjut demi kemaslahatan masyarakat banyak.

Anggota DPRD Fraksi Hanura, Paulus Subarno mengatakan pihaknya sudah sering mengadakan rapat dengan PLN, namun kasus padamnya listrik terus saja terulang.

Ia meminta penjelasan permasalahan PLN Sekadau apa yang sebenarnya terjadi karena menurutnya padamnya listrik ini sekarang sudah akut bahkan kadang pemadaman tanpa pengetahuan masyarakat

"Kami minta penjelasan, apakah masalahnya di manajemen, teknis atau apa," ujar Subarno.

Sementara itu, Manager PLN Sekadau Rumiyo Pujiantoro mengatakan seringnya listrik padam di Sekadau memang tidak bisa dipungkiri karena gangguan jaringan yang selalu timbul seperti pohon tumbang dan gangguan lainnya.

Emergency mesin juga menjadi masalah karena beroperasi 24 jam sehingga kadang menyebabkan mesin rusak.

"Tidak bisa dipungkiri, masalah padamnya listrik ini memang gangguan," ujar Manager PLN.

Ia berharap jika Gardu Induk (GI) sudah bisa beroperasi maka  diharapkan bisa membantu suplai daya jaringan listrik di Sekadau.

Untuk Lisdes sudah dilakukan survey mengenai kebutuhan maupun jaraknya. Namun prioritas utama memang pusat yang menentukan.


Sumber : Suara Kalbar
Editor    :  Hermansyah

Share:
Komentar

Berita Terkini