-->

MenkumHAM Ancam Pecat Jajarannya Yang Melakukan Pungli

Editor: suarasanggau.co.id author photo
Jakarta  (Suara Sanggau)Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyampaikan peringatan keras pada jajarannya, utamanya dalam Direktorat Jendral Pemasyarakatan. Menkumham meminta program pencegahan Covid - 19 di lapas dan rutan yakni asimilasi dan integrasi diawasi dengan ketat, sehingga tidak terjadi pungli. 

"Kepada seluruh Ka Lapas, KPLP, Ka Rutan, KPR dan seluruh jajaran PAS di lapas maupun rutan maupun para Ka Ditpas, Kakanwil semua. Saya ingatkan kembali, jangan melakukan pungutan apapun dalam rangka pembebasan napi untuk asimiliasi dan integrasi sesuai dengan permenkumham nomor 10 tahun 2020 dan keputusan menteri nomor 19 tahun 2020," ungkap Yasonna kepada wartawan, Jumat (17/4/2020).

Dalam video tersebut Yasonna secara tegas akan memberikan sanksi pemecatan jika ada diantara jajarannya kedapatan melakukan pungli. Bahkan dia mengaku tak segan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

"Seperti saya ingatkan pada teleconvrence sebelum kita menerapkan kebijakan ini untuk tidak melakukan pungutan apapun. Mudahkan proses pengeluaran warga binaan kita dan lakukan protap yang ada dalam rangka pencegahan covid dan hubungi keluarga untuk membuat jaminan. Saya minta sekali lagi, camkan instruksi saya, saya tidak akan segan2 mengambil tindakan tegas dan melakukan pemecatan dan bila perlu saya akan mengirimkan persoalannya kepada aparat penegak hukum. Ingat!" tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah pengakuan mantan narapidana di Lampung viral lantaran mengaku harus merogoh kocek hingga 10 juta rupiah untuk mendapatkan program asimilasi dan integrasi ditengah wabah covid 19. Program ini dikeluarkan Kemenkumham untuk mencegah terjadinya penyebaran virus berbahaya ini di lapas dan rutan. 

Mereka yang diperbolehkan mengikuti yakni narapidana kategori tindak pidana umum dan anak. Ada syarat yang di wajibkan bagi warga binaan. Telah melewati 2/3 masa hukumannya hingga memiliki alamat yang jelas

Sumber. : KBRN
Share:
Komentar

Berita Terkini