CONNECT WITH US
  • Dianggap Tak Tepat Sasaran Pembagian BLT DD Warga Desa Sungai Nipah,Temui Plt.Kades

    Bagikan:
    Sungai Nipah(SuaraSanggau) 
    Sejumlah warga Desa Sungai Nipah Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah, Kamis, (18/6/2020), mendatangi Balai Desa Sui Nipah untuk menemui Pjs kades Sui Nipah Iwan Kurniawan, Terkait penyaluran Bantuan Lansung Tunai ( BLT-DD).

    Mereka yang datang ini,sebagian besar tidak mendapatkan baik  BLT- DD bahkan mereka menganggap bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak tepat sasaran.
    Sehingga kedatangan mereka untuk minta penjelasan kepada Pjs Desa Sui Nipah Iwan Kurniawan, mengenai kriteria yang dapat bantuan tersebut.
    Menurut Aji Achmad  (39) salah satu warga Sui Nipah,mengatakan dilapangan ditemu kan satu rumah dapat dua bantuan, keluarga tersebut dapat PKH dan dapat juga Program Sembako, dalam peraturannya  ini  tidak dibenarkan, jika telah dapat salah satu dari program tersebut maka penerima manfaat hanya boleh satu program saja, kata Aji Akhmad.

    Bantuan itu mestinya untuk orang kurang mampu atau orang miskin.bukan untuk orang yang mampu, Malah yang banyak ditemukan yang dapat bantuan orang yang dianggap mampu punya kendaran roda empat serta punya usaha dan satu rumah malah dapat 2 bahkan tiga bantuan,inikan tidak dibe
    narkan kata Aji.

    Dialog warga dengan Pjs.Kades Su ngai Nipah mengenai bantuan,makin lama kian memanas,beruntung sebe lum terjadi keributan Camat Jongkat, Waka Polsek Siantan, Bhabinkam tibmas hadir menemui warga yang tidak puas di balai desa itu.

    Camat Jongkat,mengambil kesem patan untuk  memberi penjelasan ten tang bantuan penerimaan bantuan.

    Dalam pemberian bantuan tersebut dikatakan camat, intruksi dari Kabupaten diteruskan Kecamatan dan ke Desa untuk memilah-milah yang mana dapat yang mana tidak sesuai dengan kriterianya  harus diadakan musyawarah desa aturannya jalas kata Camat, bahwa jika telah dapat PKH, tidak boleh dapat BLT.

    Pihak Kecamatan menyerahkan sepenuhnya ke Desa dalam pembagian ini karena pihak Desalah paling tahu,sesuai  dengan ketentuan musyawarah desa (Musdes) camat mengharapkan agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.

    Akhirnya,Plt Kepala Desa mengajak warga untuk melakukan musyawarah di ruang balai di desa untuk membahas terkait permasalahan bantuan tersebut.(Dien/man)

    KOMENTAR