-->

DPRD Sanggau Pertanyakan Biaya Rapid Test bagi Mahasiswa dan Pelajar

Editor: suarasanggau.co.id author photo

   Suasana dengar Pendapat DPRD.       Sanggau dengan Mitra Kerja

Sanggau (Suara Sanggau) 
Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau menggelar rapat kerja dengan mitra kerjanya.
Rapat yang digelar di lantai dua DPRD Sanggau itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Bambang Joko Winayu didampingi Wakil Ketua Supriadi, Sekretaris Komisi Paolus dan sejumlah anggota Komisi IV lainnya, Jumat (03/07/2020) siang.

Wakil Ketua Komisi IV Supriadi mengatakan ada beberapa pertanyaan yang disampaikan Komisi IV dalam rapat yang dihadiri seluruh mitra kerja Komisi IV tersebut.

Diantaranya Pertama, meminta rapid test gratis bagi mahasiswa atau pelajar yang akan pulang menempuh pendidikan di luar Sanggau.
"Sebagaimana kita ketahui, biaya rapid test itukan cukup mahal, sekitar Rp 400 ribuan. Nah, kalau bisa berikan mereka rapid test gratis sehingga dapat meringankan beban mereka, apalagi saat ini biaya pesawat cukup mahal," kata Supriadi, Jumat (03/07/2020) sore.

Kedua, tim Gugus tugas diminta meningkatkan kontrol terhadap pelaksanaan protokol kesehatan dalam mewujudkan Pola Hidup Baru (PHB). Hal itu disampaikan mengingat bertambahnya angka OTG terkonfirmasi positif Covid-19 di Sanggau.

"Dengan kondisi ini kami minta tim gugus tugas ekstra keras mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Karena kami melihat masyarakat kita masih ada yang bebas, tidak mau menerapkam protokol kesehatan, warung - warung kopi, ataupun pasar -pasar bula bebas tanpa menerapkan protokol kesehatan, inikan berbahaya," katanya.

Ketiga, meminta pembagian masker ke pelosok - pelosok desa.
"Kemarin Perindagkop ada mengusulkan bazar murah, tapi dibatalkan karena kondisi tertentu. Jadi, anggarannya itu bisa dipakai untuk meningkatkan pertumbuhan UMKM kita, atau dibelikan masker untuk kita bagikan ke pelosok - pelosok Desa," ungkap Supriadi.

Keempat, terkait carut marutnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
“Persoalan ini juga harus dituntaskan, jangan sampai gara - gara persoalan ini banyak anak - anak kita yang putus sekolah,” tutupnya.(Hermansyah)

Share:
Komentar

Berita Terkini