Operasi Pekat di TayanJaring 63 Orang, 3 Diantaranya WNA

Editor: suarasanggau.co.id author photo

Sanggau(Suara Sanggau) Hasil operasi pekat (Penyakit Masyarakat)  yang dilakukan Tim  gabungan,me
nangkap 63 orang orang 39 orang diantaranya wanita dan 24 orang laki
laki, dan 3 Orang (WNA) asal Tiongkok mereka  diangkut digiring ke kantor Camat.
Tim gabungan  terdiri dari Sat Pol PP, Dinas Sosial, DinsosP3AKB Kabupa ten Sanggau, Polsek dan Koramil Tayan Hilir, serta Puskesmas Tayan Hilir bergerak ke sejumlah hotel, dan penginapan, cafe serta kos – kosan, Jumat (17/7) malam.

Dari 63 orang yang terjaring itu, me nurut Wendi Very Nanda Kasi Penye lidikan dan Penyidikan Sat Pol PP Sanggau,saat ditemui sabtu pagi 18/7,tujuh orang pekerja cafe, tiga orang bukan pasangan suami istri, satu orang anak dibawah umur  disinyalir dipekerjakan sebagai PSK di salah satu cafe, kami menduga anak yang dibawah umur ini dipeker jakan sebagai PSK ,selain melayani tamu minum, di lokasi tersebut, dite mukan tempat khusus untuk melaku kan perbuatan asusila,” 

Sedangkan tiga WNA Tionghua  tidak memiliki kartu identitas maupun paspor dan tidak bisa bahasa Indonesia,sehingga kami  mengalami kesulitan berkomunikasi dengan mereka ujar Wendy

Mereka yang terjaring itu kita  bawa ke Kantor Camat Tayan Hilir untuk di lakukan rapid test dan pemeriksaan HIV Dari hasil pemeriksaan rapid test tersebut semuanya non reaktif,” pungkas Wendi. 

informasi yang diperoleh,ketika WNA
yang tetjaring itu  sudah empat bulan mereka di Tayan. Mereka ini sedang melakukan penelitian di PT Beginjan, tidak memiliki paspor, hanya surat seperti proposal,” Mereka kita serah kan ke pihak Kecamatan dan Polsek setempat ungkap WendiVery Nanda 
(Herman)

Share:
Komentar

Berita Terkini