-->

TNI/Polri dan Masyarakat Sungai Makan Bangun Jembatan

Editor: suarasanggau.co.id author photo

Pemkab Sanggau melalui BPBD bersama Kodim 1204/Sanggau, Satgas Pamtas, Koramil Entikong, Polsek Entikong dibantu warga Desa Nekan bergotong royong melakulan kerja bhakti membangun jembatan darurat

Sanggau (Suara Sanggau) - Putusnya jembatan yang menghubungkan antara Dusun Gramajaya dengan Dusun Punti Kayan Desa Nekan akibat terjangan banjir bandang yang terjadi Rabu (6/7) kemarin mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sanggau. 

Pemkab Sanggau melalui BPBD bersama Kodim 1204/Sanggau, Satgas Pamtas, Koramil Entikong, Polsek Entikong dibantu warga Desa Nekan bergotong royong melakulan kerja bhakti membangun jembatan darurat yang menghubungkan antar Dusun Gramajaya  dengan Dusun Punti Kayan Desa Nekan Kecamatan Entikong.

Kami dari BPBD bersama TNI/Polri dibantu warga sekitar bergotong royong membangun jembatan darurat yang menghubungkan antara Dusun Gramajaya dengan Dusun Punti Kayan Desa Nekan. Jembatan ini sebelumnya rusak akibat terjangan banjir yang melanda Desa Nekan beberapa hari lalu," kata Kepala Pelaksana BPBD Sanggau, Siron, Sabtu (11/07/2020).

Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut nantinya, diharapkan akses warga ke dua Dusun maupun Dusun lainnya diharapkan bisa kembali normal.

"Jembatan ini satu - satu akses masyarakat di beberapa Dusun. Mudah - mudahan jembatan ini dapat memperlancar perekonomian masyarakat karena hasil bumi masyarakat juga melewati jembatan itu," katanya.


"Untuk motor dan mobil kecil bisa lewat. Inikan sifatnya sementara, untuk yang permanen pak Bupati dan pak Wakil Bupati sudah memerintahkan Dinas terkait menyelesaikannya," ujar Siron.

Pada kesempatan itu, BPBD Sanggau juga membantu bahan bangunan dan material berupa semen sebanyak 50 Sak kepada masyarakat. Bantuan diserahkan Kepala BPBD kepada kepala Desa Nekan.

Share:
Komentar

Berita Terkini