-->

Residivis itu Kembali Beraksi,Kali Ini Tabung Gas Tukang Bubur Disikatnya

Editor: Redaksi author photo
Tersangka JN bersama Barang bukti

Pontianak (Suara Sanggau)
Seorang Residivis berinisial JN (43)babak belur dihajar masa,sebe
lumnya terjadi kejar mengejar mengu nakan sepeda motor,karena ketahuan mencuri tabung gas.

Nasip sial,sipencuri tabung gas setelah ia terjatuh, karena menabrak pengendara lainnya. Pukulan dan tendangan pun bersarang ketu buhnya, dihakimi masa.
Bersyukur saat kejadian,ada polisi datang mengamankan, sehingga amukan masa dapat dibendung,
Itu terjadi Jumat (7/8/2020)di Jalan Yam Sabran Pontianak Timur.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes. Pol. Komarudin, S.IK., M.M., ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Pontia nak Timur AKP Prayitno membenar
kan,pihaknya telah mengaman salah
seorang diduga melakukan tindak pidana pencurian tabung gas, milik pedagang bubur Kacang Hijau dijalan Ya Sabran,

Menurut keterangan pemilik Tabung Gas,yang juga penjual bubur kacang hijau, ketika ia meninggalkan lapak nya, membeli barang di minimarket  ketika kembali melihat JN mengambil tabung gas di lapak jualannya,

Saya langsung berteriak,dan menge  jarnya  pelaku,pelaku langsung kabur.
Dengan dibantu Warga, korban terus melakukan pengejaran, ia terjatuh se
telah menabrak seseorang,masapun berdatangan memukul. Sementara yang ditabrak dibawa ke RS.


Ditambahkan Kapolsek AKP Prayitno JN ini,bukanlah Orang baru dalam dunia kriminal, yang bersangkutan merupakan penjahat Kambuhan dan tercatat sudah 2 kali berurusan hukum dengan Polsek Pontianak Timur terkait kasus pencurian.

Pertama melakukan Pencurian Handphone, lalu sepeda motor, bahkan ia baru bebas bulan Maret 2020,sekarang kembali lagi melakukan tindak pidana pencurian tabung gas,”ungkap Mantan Kasat Reskrim Polres Sambas.

Dalam aksinya tadi,ia menggunakan
sepeda motor yang dipinjam dari tetangga kini sepeda motor tersebut kita amankan untuk diperiksa kelengkapan surat menyuratnya.
Atas perbuatannya, tersangka akan kita terapkan dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara kata Kapolsek Ponti anak timur AKP.Prayitno (Din/Man)

Share:
Komentar

Berita Terkini