-->

BKKBN Kalbar Serahkan Penyusunan Buku GDPK ke Wagub Kalbar

Editor: Redaksi author photo
Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Tonny Calvenny Soriton saat menyerahkan penyusunan buku GPDK kepada Gubernur Kalbar, Selasa (15/9/2020).

SUARA SANGGAU.Co.Id
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan menerima audiensi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton terkait penyusunan Buku Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) di Ruang Kerja Wagub Kalbar, Selasa (15/9/2020).

Ria Norsan menyampaikan bahwa kedatangan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar datang menemuinya untuk menyerahkan hasil laporan Buku Grand Design Pembangunan Kependuduk
“Jadi  dalam hasil Grand Design tersebut memuat tentang data-data kependudukan mulai dari masyarakat yang ber KB, tentang masalah masyarakat yang menggunakan kontrasepsi ada di data yang dibuat oleh mereka dari tim Grand Design tersebut,” ujar H Ria Norsan kepada awak media, Selasa (15/9/2020).

Norsan mengatakan data yang diperoleh didalam GDPK ini kedepan berfungsi menjadi acuan ketika ingin mengakses dalam membuat suatu rancangan.

“Ini kan intern tentang masalah BKKBN tetapi nanti Pemerintah Daerah Provinsi Kalbar akan mempunyai satu data sepertinya sudah di Pergub kan oleh Pak Gubernur. Jadi nanti kita punya satu data yang bisa diakses untuk seluruhnya,” ujarnya.

Ia mengatakan Grand Design ini nantinya akan sangat diperlukan apabila Pemprov Kalbar akan membuat suatu perencanaan kedepannya.

“Maka data ini sangat kita perlukan. Jadi data harus valid, sehingga kita bisa membuat suatu rancangan yang matang,” bebernya.

GDPK merupakan arahan kebijakan yang dituangkan dalam program lima tahunan pembangunan kependudukan Indonesia untuk mewujudkan target pembangunan kependudukan yang meliputi sinergi, sinkronisasi, dan harmonisasi pengendalian kuantitas, peningkatan kualitas, pembangunan keluarga, dan penataan administrasi kependudukan.

Usai pertemuan tersebut, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat, Tenny Calvenny Soriton mengatakan menyampaikan kepada Wagub Kalbar terkait fokus pada GDPK yang telah disiapkan dari tahun 2020.

“Jadi GDPK ini fokusnya  terkait pembangunan pendudukan yang sudah kita siapkan dari tahun 2019 untuk Kalbar yang mana hasil dari GDPK  ini bisa digunakan untuk bahan menentukan kebijakan di Kalbar terutama masalah kependudukan di Kalbar,” ujarnya.

Sejauh ini dikatakannya bahwa untuk penyusunan GDPK tentu ada kendala,tapi karena ada kordinasi yang baik dengan lintas sektor dan mitra yang ada tentunya bisa teratasi karena penyusunan GDPK ini tidak hanya dilakukan oleh BKKBN.

Namun melibatkan instansi terkait seperti BPS, Diskes , Dukcapil dan Bappeda , mitra lainnya dan akademi serta organisasi yang ada terkait dengan kependududukan.

“Kordinasi setiap OPD sampai saat ini berjalan dengan baik karena memang sudah dirancang dengan SK Gubenur Pada 6 September dan telah menetapkan Pokja pada GDPK ini ,” ujarnya.

Sehingga sudah disusun rencana kegiatan dan pertemuan dan jadwal untuk membahas GDPK agar menghasilkan data yang akurat yang bisa digunakan oleh Kalbar. Sedangkan Fokus dari rancangan ini ada banyak pada masalah kependudukan , dan pembangunan keluarga .

“Harapan kami dengan hasil yang ada diharapakan nanti hasilnya bisa di pergunakan oleh pemerintah daerah dalam menentukan dan menyusun kebijakan yang menyentuh sampai kepada masyarakat,” pungkasnya.(SK/Man)

Share:
Komentar

Berita Terkini