-->

Gubernur KalBar Melantik Dewan Hakim MTQ Ke XXVIII Tingkat Provinsi

Editor: Redaksi author photo
Gubernur Kalbar H.Sutarmidji Lantik Dewan Hakim MTQ kw XXVIII

SUARA SANGGAU. - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar),  H. Sutarmidji, melantik sebanyak 62 orang Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVIII Tingkat Provinsi Kalbar, di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (6/9/2020).

MTQ ke XXVIII akan digelar di Kabupaten Sekadau pada tanggal 16-21 september mendatang, dan juga dilaksanakan secara virtual pada tanggal 7-13 september di Kota Pontianak dengan tema "Semangat MTQ Menyatukan Langkah Membangun Generasi Qurani Menuju Masyarakat Kalbar yang Sehat, Cerdas, Produktif dan Inovatif."

Ia berpesan selama proses penyelenggaraan MTQ ke XXVIII untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, baik bagi para peserta dan masyarakat menyaksikan demi keamanan bersama.

"Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik, protokol kesehatan betul-betul diperhatikan dan ditaati. Kemudian, para peserta dan masyarakat yang menyaksikan tetap ketat memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak, demi keselamatan bersama," ungkap Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji.

Dirinya juga memberi harapan kepada para dewan juri untuk menilai secara obyektif dan juga diharapkan dewan hakim bisa menyaring para peserta yang terbaik untuk mengikuti MTQ Tingkat Nasional. Serta pembinaan kepada para peserta untuk mencari qori dan qoriah yang terbaik guna mengharumkan nama Provinsi Kalbar.

"Harapan saya kepada dewan hakim itu, tidak hanya menilai siapa saja yang terbaik tapi juga menyaring siapa yang punya potensi terbaik kedepannya. Kalaupun tidak menjadi terbaik saat ini, setidaknya kedepannya dia bisa menjadi terbaik sehingga pembinaan secara baik dan kita memiliki qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah untuk mengharumkan Kalbar di tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.

"Saya ingatkan kepada para peserta, panitia, dan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. Tetap menggunakan masker, menjaga jarak, kemudian sering cuci tangan serta pakaian harus diganti. Dalam hal tertentu upayakan jangan berkomunikasi dalam berkerumunan," tegasnya.(humpro/Herman)

Share:
Komentar

Berita Terkini