-->

Wagub Kalbar: Penyakit Rabies Dapat Dicegah

Editor: Redaksi author photo

SUARA SANGGAU.Co.Id.Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan, menghadiri Webinar  Komunikasi, Informasi dan Edukasi Zoonosis (KIE Zoonosis) dalam rangka Peringatan Hari Rabies Sedunia Tahun 2020.

Wakil Gubernur dalam sambutannya membuka acara ini, dengan mengu capkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia terutama Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, FAO Ectad dan USAID serta para peserta webinar khususnya anak didik dari Sekolah Dasar (SD), baik yang ada di Kalbar maupun seluruh Indonesia.

Ia menyebutkan,rabies merupakan penyakit infeksi akut pada sistem syaraf yang disebabkan oleh virus rabies.

“Rabies lanjutnya merupakan penyakit yang sangat mematikan/berbahaya dan bersifat zoonosis yaitu dapat menular dari hewan ke manusia,” ujar Wagub Kalbar.

Dijelaskannya pula dalam sambutannya, data dari WHO, sebagian besar korban kasus rabies sekitar 30-60 persen adalah anak-anak usia dibawah 15 tahun.

“Untuk Kalbar pada tahun 2019 tercatat 44,07 persen terjadi pada anak usia dibawah 15 tahun, anak-anak lebih berisiko menjadi korban gigitan, karena anak-anak sering bermain dengan hewan,” jelas Wagub Kalbar.

H. Ria Norsan juga mengungkapkan bahwa penyakit rabies ini dapat dicegah apabila seseorang terkena gigitan hewan rabies.

“Penyakit rabies ini dapat dicegah jika terkena atau terluka gigitan hewan gila atau rabies, mencuci bekas luka atau air sabun, harus dengan air yang mengalir selama 15 menit, kemudian dibawa ke rumah sakit setempat atau puskesmas supaya diberikan vaksin anti rabies” ungkap H. Ria Norsan di Ruang Data Analityc, Kamis (24/09/2020).

Wagub Kalbar juga berpesan kepada masyarakat atau pemilik hewan khususnya anjing, dapat memelihara anjingnya dengan sebaik-baiknya.

“Jangan lupa memberikan vaksin kepada anjing tersebut supaya bebas dari penyakit rabies,” pesan Wagub Kalbar.

Turut hadir dalam webinar ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kalbar, Sugeng Hariadi, beserta Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kalbar, Muhammad Munsif.(Diah.B/Herman)

Share:
Komentar

Berita Terkini