-->

Gubernur : Kedepan RSUD Soedarso Dapat melayani dan Mensejahterakan masyarakat KalBar

Editor: Redaksi author photo
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menerima kunjungan Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Oscar Primadi

SUARASANGGAU..Co.Id.Pontianak.
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, rabu kemaren 28/10/202.menerima kunjungan kerja Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Oscar Primadi, kadatangan 
Mantan KaKanwil Kes Prov.Kalbar priode tahun 2004-2009 itu, melihat perkembangan pembangunan 
gedung baru,serta pelayanan RSUD Dr Soedarso,yang masih dalam tahap pengerjaannya.

Dalam penjelasannya, Gubernur Kalbar  mengatakan,untuk bentuk fisik gedung bangunan ini,dibangun oleh Pemprov, dan untukperalatannya 
bersumber dari hibah Kemenkes RI.

“Rumah sakit itu,memang selalu saja jadi keluhan baik fasien maupun keluarganya,kalau tanpa keluhan cari rumah sakit mane, namenye orang sakit pasti ada keluhan, kadang keluarga pasien merasa lebih pintar dari dokter. Makanya saya bangun. Fisik gedung seluruhnya kita bangun. Peralatan sebagian besar dibantu dari Kementerian Kesehatan,” kata Bang Midji panggilan akrab Gubernur Kalbar.

Dirinya menjelaskan, kedepan pihaknya akan bekerja sama dengan dokter untuk pelayanan penyakit jantung. Begitu juga untuk pelayanan Covid bekerja sama dengan Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta. Ini dilakukan agar masyakrat Kalbar tidak berobat kemana-mana.

“Nah dulu kita keteteran belum ade, sekarang sudah bise. Kedepan kita kerja sama untuk penyakit jantung disini, di Pontianak biar dokternya yang datang, karena kita kerja sama. Nah pelayanan Covid kita juga kerja sama dengan rumah sakit Gatot Subroto, misalnya kalau perlu plasma darah kita ambil disana, ini semua kita antisipasi, jangan sampai semua orang berobat ke Kuching, berobat kemane-mane padahal kite bise, kite lebih ahli,” jelas Bang Midji  dengan logat Melayu.

Selanjutnya, Gubernut menambahkan akan membangun beberapa ruangan spesialis dengan kualitas bagus untuk melayani masyarakat Kalbar.

“Rumah Sakit infeksi ada nanti kita buat ruangannya disana, kemudian nanti ada Lab yang bagus, dan saya mau buat ruangan Check Up lengkap yang bagus, lalu ruang Poli Mata dan Gigi yang bagus supaya itu bisa menambah pendapatan Rumah Sakit Soedarso sehingga kesejahteraan dokter bisa diperhatikan dan lain-lain bisa diperhatikan,” terangnya.

Sedangkan untuk pembangunan gedung baru RSUD Dr Soedarso ini, 
menurutnya sudah berjalan bagus. Dia meminta kepada perusahaan agar segera menyelesaikan pembangunan.
Hari ini pembangunan sudah progress plus 7%, nah kita akan tender secepatnya,tapi dengan catatan saya mau rumah sakit ini selesai, bila pengusaha bersedia, apabila keuangan tak memungkin
kan, akan kita bayar tahun 2022. Pokoknya rumah sakit selesai dulu,” tuturnya.

Kedepannya, segala persyaratan dan perlengkapan di RSUD Dr Soedarso akan selalu diperbaiki. Untuk dokter spesialis masih akan terus ditambah.
Sementara itu, Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Oscar Primadi mengatakan, progress pembangunan gedung RSUD Dr Soedarso cukup bagus.

Dari Kemenkes sendiri, dirinya sudah menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan dari RSUD Dr Soedarso.

“Bagus, saya lihat ada progress yang cukup bagus. Kami tentunya dari Kemenkes sudah menyiapkan apa yang dibutuhkan oleh Rumah Sakit Soedarso melalui pak Gubernur dan sudah banyak yang sudah kita alokasikan sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya.

Dirinya berharap kedepannya RSUD Dr Soedarso ini dapat melayani dan mensejahterakan masyarakat Kalimantan Barat.

“Tentunya kita berharap dapat direalisasikan, dapat melayani masyarakat Kalbar. Ini luar biasa artinya dari sisi fisik bangunan saya rasa ini yang terbaik dan telah dikaji. Melihat pembangunan ini, saya yakin dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kalbar,” harapnya.

“Dari sisi tadi perlengkapan sarana dan prasarana kita dukung. Dari sisi manajemen tentunya direktur sudah melakukan kerja sama dengan rumah sakit besar di Jawa dalam rangka upaya membangun kompetensi para tenaga-tenaga profesional disini. Itu saya dengar sudah ada kerja sama untuk itu,” ungkapnya.


“Sebentar lagi rumah sakit ini akan menjadi kelas A, tentunya dengan perlakuan-perlakuan yang begitu khusus. Kemudian juga ada Fakultas Kedokteran disini, ini yang paling penting. Biar gimana pun rumah sakit bukan hanya sebagai pelayanan, dia bisa jadi center riset, center development untuk mengentaskan masalah kesehatan di Kalbar
ujarnya (Yapi/Herman)

Share:
Komentar

Berita Terkini