-->

STIKES YARSI Bangun Kerja Sama Dengan Komunitas Sepeda Antisipasi Serangan Jantung

Editor: Redaksi author photo
SUARASANGGAU.Co.Id.Pontianak
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan
 ( STIKes ) Yarsi Pontianak beker jasama dengan Komunitas Sepeda  Panther Cycling diback up oleh pelaku usaha dibidang Otomotif, mengadakan Pelatihan,  memberikan pertolongan Pertama kepada orang yang saat bersepeda,dan olah raga lainnya, ketika melakukan aktivitas tiba tiba dapat serangan jantung dan meninggal.

Mensikapi peristiwa demi peristiwa yang terjadi akhir akhir ini,tidak sedikit para Pesepeda, Pemain Tennis, pemain sepak bola,dan para olah ragawan yang lain,  ketika sedang berolah raga, tiba tiba jantungnya berhenti bekerja dan meninggal mendadak.

Bahkan kebanyakan orang jika menemukan hal seperti itu  tidak bisa berbuat apa apa, tetapi hanya menonton dan menepuk nepuk Pipi dan anggota tubuh yang lainnya, 

Namun dengan dilaksanakannya pelatihan yang digagas Prof Dr.Ir.
Rahmatullah Rizeq M.Si, para peserta pelatihan kilat, yang diikuti sebanyak 
kurang lebih 100 Peserta mulai dari Atlet BMX, Atlet RoadBike,Komunitas
sepeda balap dan Komunitas BMX.
Dapat memahami, dan melakukan
tindakan pertama, dan mengatasinya

Pelatihan ini tentunya sangat besar sekali manfaatnya bagi para Pesepeda, apalagi dalam kondisi Covid 19.yang dilaksanakan usai para peseda malukan Gowes dari Pontianak ke Bandara Supadio dan sekembalinya dari Supadio baru diadakan pelatihan di salah satu Halaman Showroom Otomotif yang berada di Kawasan Jalan A Yani Dua Pontianak.

Mereka sangat antusias mengikuti, keingintahuannya  juga cukup tinggi, hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak menginginkan adanya Peseda yang berhenti jantungnya, tanpa ada yang membantu menolongnya karena ketidak tahuannya.

Sementara itu Ketua STIKes Yarsi Pontianak Ns.Uti Rusdian Hidayat M.Kep yang hadir bersama Tim dari STIKes Yarsi Pontianak, menyam
paikan terima kasih ataskepercayaan
nya diundang oleh Tim Panther untuk memberikan pelatihan, kebetulan kami memiliki Certified Trainer Kegawatdaruratan dan Bencana bagi petugas medis dan Non Medis sehingga pelatihan ini pas dengan Ilmu yang dimilikinya. 

Dikatakannya kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, tetapi akan berkelanjutan, bahkan saat ini sudah ada beberapa permintaan dari Komunitas Olahraga , untuk memberi
kan pelatihan yang sama, agar mereka didalam berolahraga, bisa saling membantu jika ada hal hal yang tidak diinginkan, diantaranya Jantung berhenti mendadak, terjadi Trauma patah kaki dan sebagainya, sehingga korban fatal dapat dielimninir.(r/Herman)

Share:
Komentar

Berita Terkini