-->

Tenaga Kesehatan Kalbar Tertunda di Vaksin Capai 1.646 Orang, Ini Alasannya

Editor: Redaksi author photo



Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson
SUARA KALBAR/Foto:Diko Eno

Pontianak
 (Suara Kalbar) - Pada Februari 2021, Kalimantan Barat masuk dalam tahap pertama fase kedua pemberian vaksinasi Covid-19 ke seluruh tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan sasaran Nakes menurut Komite Penanganan Coronavirus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di Kalbar mencapai 28.998 orang, dan data ini terus bertambah seiring dengan bertambahnya tenaga kesehatan yang mendaftar. 
Dijelaskannya untuk vaksinasi nakes di Kalbar, Nakes yang batal diberikan Vaksin mencapai 2.935 orang kemudian yang ditunda 1.646 orang. 

"Alasan batal dikarenakan 64,5 persen karena menyusui dan 29,72 persen hipertensi. Sisanya alasan penyintas Covid atau pernah tertular covid-19, sedang Hamil dan lainnya," tuturnya.

Ia menambahkan dari 12.143 nakes yang telah divaksin itu, cakupan mencapai 42,47 persen.

Menyikapi banyak nya kasus vaksinasi batal atau ditunda, Harisson mengungkapkan sesuai dengan petunjuk dari Kemkes, agar tenaga kesehatan di fasyankes tempat pelaksanaan vaksin memperbaiki kriteria kontra indikasi vaksinasi.

Vaksinasi covid-19 dikontra indikasikan hanya utk Ibu hamil, menyusui, dan penyakit autoimun. Sementara utk kelainan jantung bila tidak ada keluhan dalam 3 bulan terakhir maka vaksinasi dapat diberikan.
Begitu juga untuk penderita diabetes melitus, bila terkontrol maka vaksinasi juga dapat diberikan.

"Sementara untuk penyintas Covid-19 atau pernah tertular covid kalau dulu dikontra indikasikan maka saat ini dapat diberikan vaksinasi tersebut," ungkap nya. 

Fasyankes juga diharapkan menggunakan tensimeter manual atau tensimeter jam yang menggunakan jarum dalam melakukan skrining kesehatan karena penggunaan tensimeter digital sangat sensitif yang menyebabkan banyak nakes yang ditolak utk divaksin karena terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

Dengan demikian nakes akan banyak yang divaksinasi karena pemeriksaan tekanan darah yang lebih tepat.

"Fasyankes diharapkan juga segera memanggil kembali tenaga kesehatan yang kemarin ditunda atau dibatalkan vaksinasi nya karena kriteria kontra indikasi. Segera panggil ulang dan lakukan skrining ulang lalu berikan vaksinasi covid-19," pungkasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini