-->

Kadiskertrans Kalbar Angkat Bicara Tanggapi WNA keluyuran di Pasar Mempawah

Editor: Redaksi author photo

WN China keluyuran di Kalbar saat larangan mudik. (ist)



Suara Sanggau.co.id Pontianak 
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Manto menanggapi beredarnya video viral tentang pekerja asing asal Tiongkok di Mempawah beberapa waktu lalu.

Manto menerangkan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar tak mememiliki kewenangan izin dan menolak para pekerja asing dari luar masuk ke Kalbar. 


Pihaknya, lanjut Manto, telah meminta supaya tidak ada lagi Warga Negara Asing (WNA) masuk datang ke Kalimantan Barat. Sebab, masa pembatasan pergerakan orang dan larangan mudik pada saat ini.

Meski telah memenuhi persyaratan dari Kementerian Tenaga Kerja, ia pun heran sekitar 20 pekerja asal Tongkok itu bisa masuk ke Kalbar pada April 2021 beberapa waktu lalu.

“Saya pertegas, kewenangan untuk mengizinkan, ada di Pemerintah Pusat. Berarti Pemerintah Daerah tidak berwenang untuk mengizinkan ataupun menolak,” terangnya.

Hingga saat ini Satgas Covid-19 Mempawah telah melakukan swab PCR kepada 20 WNA asal Tiongkok itu. WNA tersebut terdiri dari  2 perempuan 18 orang laki-laki
“Hari ini, para WNA telah dilakukan test swab oleh Pemkab Mempawah. Saya belum tahu hasilnya. Saya tidak ingin mereka berkeliaran di pasar, karena akan memancing kecemburuan sosial, dan mencederai rasa keadilan masyarakat, yang saat ini dilarang mudik,” tegasnya.

Manto juga menjelaskan terkait kedatagan WNA asal Tiongkok itu datang ke Kalbar pada sekitar satu bulan lalu untuk keperluan PT Borneo Alumina Indonesia yang memenangkan tender pembangunan smelter.

“Masa karantina mereka juga telah selesai, dan harus segera bekerja. Tapi  mereka berkeliaran, maka Pemkab Mempawah melakukan test PCR sebelum mereka bekerja,
tutupnya.(Suara Kalbar)

Share:
Komentar

Berita Terkini