-->

Polisi: Debt Collector Wajib Penuhi Syarat Ini Bila Hendak Ambil Paksa Kendaraan

Editor: Redaksi author photo
Seorang penagih utang tengah memperhatikan nomor polisi sepeda motor (Liputan6.com/Balgoraszky Marbun)
Seorang penagih utang tengah memperhatikan nomor polisi sepeda motor yang akan ditarik  (Liputan6.com)

Suara Sanggau.Co.id Jakarta
Perhatian buat masyarakat yang punya tunggakan kredit kendaraan. Polisi menyatakan, tak semua debt collector berhak mengambil alih kendaraan si penunggak. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan, debt collector berhak menarik kendaraan apabila mengantongi surat kuasa dan sertifikasi Profesi Penagihan Pembiayaan (SPPI). Badan Standardisasi Nasional (BSN) lah yang diberikan mandat untui menerbitkan SPPI

"Kalau ada yang diambil kendaraan karena ada tunggakan bayaran tanyakan dulu surat kuasa mana, SPPI mana, kalau tidak ada salah satu itu jangan diberikan. Kalau dirampas segera laporkan ke kepolisian," kata dia di Polda Metro Jaya, Selasa (11/5/2021).

Yusri menyebut, kasus penarikan atas hak milik biasa disebut dengan Fidusia. Yusri menerangkan,  fiducia,  finance atau leasing biasanya menunjuk pada suatu PT.

Di mana PT yang dikuasakan harus mempunyai kredibilitas seperti orang-orang itu minimal memiliki sertifikasi SPPIt,dan surat kuasa,kata Kabid Humas Polda Metro Jaya.



 



Share:
Komentar

Berita Terkini