-->

BNNK Mempawah Libatkan Jurnalis, untuk Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba

Editor: Redaksi author photo
Poto bersama peserta Workshop dan
Nara sumber Penguatan Kapasitas Insan Media,dalam Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang 
dihelat BNNK Mempawah kamis 23/09/2021.(Foto. Distra)0


Suara Sanggau.co.id– Mempawah
Peran jurnalis atau wartawan, sangat
diperlukan dalam pemberitaannya ke
pada masyarakat dalam hal penggu
naan narkoba disini media dapat memberikan edukasi kepada semua kalangan akan bahaya pemakaian Narkoba.

Berawal dari pemikiran itu lah, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mempawah menggelar Workshop Penguatan Kapasitas kepada Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN).

Workshop berlangsung di Wisata Nusantara Resort, Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (23/9/2021), dihadiri para insan pers baik media cetak, maupun elektro
admin media sosial Facebook, Instagram dan lainnya.

Bertindak sebagai narasumber, Kasatres Narkoba Polres Mempawah, Iptu Eldig Hernowo, Kejari Mempawah yang diwakili Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Gede Maulana, SH, dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mempawah, Rudi, S.Stp, MA.

Dari BNNK Mempawah sendiri, juga menghadirkan seorang narasumber, yakni Susi Maria, S.Km, MH, Sub Koordinator Seksi P2M.

Saat membuka kegiatan, Kepala BNNK Mempawah, AKBP Agus Sudiman, SE, mengingatkan tentang ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang tidak saja di wilayah kota atau kabupaten, tapi semakin masif ke kawasan pelosok (desa).

Di Kabupaten Mempawah saja, tambah dia, keberadaan narkoba seakan bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat.

“Bahkan kita telah memetakan adanya beberapa kecamatan dan desa yang berzona merah penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika ini,” katanya.

Nah, salah satu upaya untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk memeranginya, maka para jurnalis di Mempawah hendaknya dapat mengambil peran dalam edukasi tentang bahaya narkoba melalui pemberitaan di media masing-masing.

“P4GN ini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, BNN, atau aparat penegak hukum, tapi pasti memerlukan dukungan dan kerja sama masyarakat,” imbuhnya.

AKBP Agus Sudiman berharap dari workshop ini para insan media akan dapat menambah pengetahuan tentang P4GN, sekaligus menyamakan persepsi dan memperkuat sinergitas dalam upaya bersama memberikan edukasi kepada masyarakat.

Workshop berlangsung sangat menarik. Sebab usai keempat narasumber menyampaikan materi tentang upaya P4GN, sesi dilanjutkan dengan diskusi panel.

Dimas Saputra, Jurnalis TVRI Kalbar Biro Mempawah, mengapresiasi Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba.

Ia mengatakan, dari workshop yang dihelat BNNK Mempawah ini, para insan media kini telah memahami terkait semakin tingginya ancaman narkoba yang mengancam anak bangsa.

“Karena itu, ke depan kami siap memperkuat sinergitas dengan BNN, aparat penegak hukum yakni Polri dan Kejaksaan, serta pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama tanggap terhadap ancaman narkoba,” ujarnya.
 (Dian/Man)

Share:
Komentar

Berita Terkini