-->

Pentingnya Internet untuk Pengenalan Budaya

Editor: Redaksi author photo

Webinar Literasi Digital

Sanggau
(Suara Sanggau) - Kegiatan Literasi Digital dengan tema “Pentingnya Internet untuk Pengenalan Budaya” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi Serta Pemerintah Kabupaten Sanggau melewati Dinas Komunikasi dan Informatika sukses di gelar secara daring  pada 17 September pukul 14.00 - 16.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan dari mulai bulan Juni hingga Desember 2021 mendatang. Untuk Kabupaten Sanggau akan berlanjut hingga Desembaer dengan total kegiatan 30 sesi.

Ada 97 Peserta yang mengikuti acara seminar ini di antaranya berasal dari berbagai latar belakang, baik Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum , guru dan lain lain. Mereka sangat berantusias dengan adanya acara tersebut, hal ini terbukti dengan banyaknya tanya jawab di sesion akhir acara.

Pemateri Dalam seminar online ini di antaranya adalah Wahyudi, S.Pd (Guru SMAN 1 Noyan), Romy Rafael (Master of Hypnotist), Romanus Rambo (Guru SMKN 1 Noyan), dan Key Opinion Leader Fathia Fairuza (Founder of @shopeyourlife.id)

Acara Webinar di awali dengan menyanyikan  lagu  Indonesia Raya kemudian di lanjutkan dengan pemutaran Video tapping Presiden Joko Widodo lalu di lanjutkan dengan sambutan dari Direktur Jenderal Aplikasi Informatika.

Menurut Samuel Abrijani Pangerapan kehadiran pandemi dan pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah kita dalam beraktifitas dan bekerja, untuk menghadapi hal tersebut kita semua harus mempercepat kerja sama kita dalam mewujudkan agenda transpormasi digital Indonesia.

“Salah satu prilaku penting dalam mendukung terwujudnya agenda transpormasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya,”kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani. ketika dalam penyampaian sebagai keynote speech dalam webinar Gerakan Literasi Digital 2021, oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Siber Kreasi, Jumat (17/09/2021).

Samuel Abrijani menjelaskan, sebagai tingkat paling dasar kemampuan literasi digital merupakan kemampuan yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini. Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun juga cermat dalam menggunakannya, pada tahun 2020 Kementerian Kominfo bersama Katadata melakukan survey status literasi digital nasional mengacu pada kerangka literasi digital milik Unisco kajian tersebut menunjukan bahwa indeks Literasi digital Indonesia ada pada angka 3,47 dari skala 1 sampai 4, dimana hal itu menunjukan bahwa indeks literasi digital hanya ada pada sedikit diatas tingkat sedang namun belum tingkat baik. 

“Untuk mencapai tingkat literasi yang baik  pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, Kementerian Kominfo bersama siber kreasi mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat indonesia yang salah satunya webinar yang sedang berjalan ini,” pungkas Samuel Abrijani [rls/adv]


Share:
Komentar

Berita Terkini